Bisnis

Nilai Ekspor Barang Asal DIY Turun pada November 2019

Secara kumulatif, nilai ekspor Januari-November 2019 mencapai US$367,1 juta atau turun 5,14 persen dibanding periode yang sama 2018.

Nilai Ekspor Barang Asal DIY Turun pada November 2019
hsh.co.id
Ilustrasi ekspor-impor 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Nilai ekspor barang asal DIY yang dikirim melalui beberapa pelabuhan di Indonesia bulan November 2019 tercatat mencapai US$33,3 juta.

Hal tersebut berdasar berita resmi statistik BPS DIY, Kamis (2/1/2020).

Nilai ekspor tersebut mengalami penurunan sebesar US$4,5 juta atau 11,90 persen dibanding bulan sebelumnya yakni sebesar US$37,8 juta.

Secara kumulatif, nilai ekspor Januari-November 2019 mencapai US$367,1 juta atau turun 5,14 persen dibanding periode yang sama 2018.

Sementara itu, tiga besar negara tujuan utama ekspor barang DIY bulan November 2019 adalah Amerika Serikat dengan total nilai ekspor mencapai US$12,2 juta.

Pemkab Dorong Ekspor Produk Kulon Progo

Kemudian Jerman dengan total nilai US$3,7 juta; dan Jepang dengan total nilai US$3,4 juta.

Nilai ekspor selama November 2019 jika dibandingkan dengan Oktober 2019 menunjukkan penurunan terjadi di lima negara tujuan utama yakni Amerika Serikat sebesar US$1,6 juta (11,59 persen); Singapura US$0,8 juta (66,67 persen); Australia US$0,8 juta (38,10 persen); Korea Selatan US$0,6 juta (40,00 persen); Perancis US$0,2 juta (16,67 persen).

Sementara, negara dengan kenaikan nilai ekspor adalah Belanda sebesar US$0,4 juta (30,77 persen); Jepang US$0,4 juta (13,33,persen); dan Tiongkok US$0,3 juta (37,50 persen).

"Sedangkan Jerman, Vietnam, dan Thailand menunjukkan nilai ekspor sama dengan bulan sebelumnya," kata Kepala BPS DIY Heru Margono.

Kamu Wajib Coba! Tiga Tips Super Gampang Membuat Lipstick Tahan Lama

Lanjutnya, pada periode Januari-November 2019, Amerika Serikat merupakan negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai US$132,4 juta (36,07 persen), diikuti Jerman dengan nilai US$43,7 juta (11,90 persen), dan Jepang dengan nilai US$34,7 juta (9,45 persen).

Khusus ASEAN, selama November 2019 tiga besar negara tujuan adalah Singapura dengan nilai US$0,4 juta, kemudian Vietnam US$0,3 juta; dan Thailand US$0,2 juta.

Pada periode Januari-November 2019, tiga besar negara tujuan adalah Singapura dengan nilai US$7,0 juta mengalami penurunan sebesar 42,62 persen dibanding periode sama 2018.

Vietnam dengan nilai US$2,1 juta, sama dengan nilai periode tahun sebelumnya.

Sedangkan Thailand sebesar US$1,8 juta menunjukkan kenaikan sebesar 12,50 persen. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved