Internasional

Inilah Empat Pakar Nuklir Iran yang Tewas Dibunuh. Mossad, Dinas Rahasia Israel Jadi Tertuduh Utama

Program nuklir Iran yang telah dijalankan bertahun-tahun, menyisakan banyak cerita mengerikan. Terutama rentetan kematian para pakar nuklir Iran sepa

Inilah Empat Pakar Nuklir Iran yang Tewas Dibunuh. Mossad, Dinas Rahasia Israel Jadi Tertuduh Utama
IST/LOBELOG
Menlu Iran Mohammad Javad Zarif 

TRIBUNJOGJA.COM, TEHERAN – Iran memutuskan meningkatkan proyek pengayaan uranium sebagai bagian pengembangan proyek nuklir mereka.

Keputusan itu merupakan hasil rapat kabinet pemerintahan Presiden Hasan Rouhani, dan disampaikan Minggu (5/1/2020) di tengah prosesi pemakaman Mayjen Qassem Soleimani.

Predator Seks Asal Indonesia Dihukum Seumur Hidup di Inggris, Terjerat 159 Kasus Pemerkosaan

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menegaskan keputusan terbaru iran terkait program nuklir itu tetap dalam koridor Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) 2015.

Iran menurut Javad Zarif akan terus bekerjasama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

"Kerja sama penuh Iran dengan IAEA akan berlanjut," kata Zarif dikutip kantor berita FARS News.

Langkah itu direspon Presiden AS Donald Trump lewat twit misterius di akun Twitternya (terverifikasi), Senin (6/1/2020) malam WIB atau pukul 10.00 waktu Washington.

“IRAN WILL NEVER HAVE A NUCLEAR WEAPON!”. Demikian cuitan Trump, yang langsung disambar berbagai media online, termasuk Sputniknews.com sebagai Breaking News.

Kematian Qassem Soleimani Buat Iran Kembali Jalankan Program Nuklir

Program nuklir Iran yang telah dijalankan bertahun-tahun, menyisakan banyak cerita mengerikan.

Terutama rentetan kematian para pakar nuklir Iran sepanjang 2010 hingga 2012.

Dikutip dari laporan berbagai media, antara lain The Guardian, Time, Russia Today, dan Wikipedia.com, terdapat sekurangnya empat ilmuwan nuklir Iran dibunuh di berbagai tempat, termasuk di kampus tempat mereka mengajar.

Halaman
1234
Penulis: Setya Krisna Sumargo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved