Kenali Gejala Kanker Getah Bening atau Limfoma yang Diderita Ria Irawan
Artis Ria Irawan meninggal dunia pada Senin (6/1/2020) sekitar pukul 04.00 WIB.Ria Irawan meninggal karena mengidap kanker kelenjar getah bening.
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
Kenali Gejala Kanker Getah Bening atau Limfoma yang Diderita Ria Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Artis Ria Irawan meninggal dunia pada Senin (6/1/2020) sekitar pukul 04.00 WIB. Mendiang Ria menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.
Ria Irawan meninggal karena mengidap penyakit kanker kelenjar getah bening. Pada 2014, Ria dikabarkan menjalani kemoterapi dan dinyatakan sembuh.
Namun, tahun 2019 artis kelahiran 24 Juli 1969 kembali menjalani pengobatan akrena muncul sel kanker yang menyebar ke organ tubuh lain.
Melansir dari American Cancer Society, kanker kelenjar getah bening dapat muncul dengan dua cara, yakni bisa mulai dari organ atau menyebar ke organ lain.
Kanker kelenjar getah bening disebut limfoma. Ada beberapa gejala dan diagnosa awal ketika limfoma semakin parah di tubuh.
• Kenali Gejala Kanker Lambung, Penyakit yang Jarang Diketahui dan Kerap Disepelekan
Mengutip dari Grid Health, berikut gejala awal limfoma atau pembengkakan kelenjar getah bening :
- Pembesaran atau pembengkakan kelenjar getah bening yang dapat terjadi dimana saja (pangkal paha, leher, kepala, ketiak dan lain sebagainya)
- Perut membesar atau terasa penuh
- Demam tanpa sebab yang jelas (bisa datang dan pergi beberapa minggu tanpa infeksi)
- Penurunan berat badan 10 persen dari berat tubuh selama lebih dari enam bulan
- Sesak atau mudah lelah
- Gatal-gatal pada kulit
- Berkeringat di malam hari atau saat cuaca dingin
- Sakit perut, punggung atau nyeri tulang, merasa lelah (fatigue), kekurangan energi menggigil, kehilangan selera makan
- Neuropati, gangguan pada saraf di tubuh
- Ada darah dalam tinja atau muntah
- Penyumbatan aliran urin
- Sakit kepala
- Kejang
Menurut Ketua Perhimpunan Hematologi dan Transfusi Darah Indonesia (PHTDI) dan Persatuan Hematologi Onkologi Medik Ilmu Penyakit Dalam Indonesia (PERHOMPEDIN), Dr dr Tubagus Djumhana Atmakusuma, SpPD KHOM, FINASIM, limfoma merupakan jenis kanker yang awalnya berkembang pada sel darah putih bernama limfosit.
"Nah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya kanker limfoma ini kan menyerang kelenjar getah bening (KGB), sedangkan KGB itu ada diseluruh tubuh kita yaitu dalam aliran darah. Karena itulah, kadang disebut kanker darah juga ini," kata Djumhana.
Kanker Limfoma terjadi ketika limfosit B atau T, yaitu sel darah putih menjaga daya tahan tubuh.
• Penjelasan Dokter Bagaimana Kanker Kambuh dan Menyebar Seperti yang Dialami Ria Irawan
Namun karena terjadi pembelahan yang terlalu cepat dari sel darah putih, maka sel hidup lebih lama dan membelah lebih cepat dari sel biasa.
Limfosit ini seukuran kacang dan seukuran sel sistem kekebalan tubuh lainnya.
Ketika sel-sel kanker melepaskan diri dari tumor, mereka dapat berpindah ke bagian lain tubuh.
Caranya ada dua yaitu sel berpindah melalui aliran darah atau sistem getah bening.Sel ini dapat melakukan perjalanan ke organ yang lebih jauh.
Jika sel melakukan perjalanan melalui sistem getah bening, sel-sel kanker mungkin berakhir di kelenjar getah bening.
Pemeriksaan dokter sangat penting untuk memeriksa gejala kanker getah bening. Jika didiagnosis kanker getah bening, dokter akan melakukan beberapca cara seperti biopsi kelenjar getah bening, aspirasi sumsum tulang, tes darah, dan CT scan, MRI, atau PET scan.
( Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kisah-perjuangan-ria-irawan-jadi-surivor-kanker-hingga-ria-irawan-meninggal-dunia.jpg)