Kisah Yuni Shara Mendapat 'Pertanda' Sebelum Rumahnya Kebanjiran
Penyanyi Yuni Shara membagikan kisahnya yang merasa diberi 'pertanda' sebelum rumahnya kebanjiran di awal tahun baru 2020.
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Penyanyi Yuni Shara adalah satu di antara sederet selebriti Indonesia yang terdampak banjir di Jakarta yang terjadi sejak hari pertama tahun baru 2020.
Namanya sempat menjadi perhatian warganet lantaran menguggah foto di ruangan rumahnya yang digenangi air.
Dalam unggahannya, Yuni tetap tampak kece meski rumahnya sedang kebanjiran.
Kakak kandung penyanyi Krisdayanti ini tampil kasual mengenakan kaos berwarna biru dengan motif garis horizontal berwarna putih, dipadukan dengan celapa ripped jeans pendek dan sepatu boots.
Sepatu yang dikenakannya saat kebanjiran juga tak luput dari sorotan.
Yuni disebut-sebut memakai Rubber Rain Boots dari merek fesyen dunia Burberry, dengan harga $390,00 atau setara Rp 5.419.284.
Kemudian, Sabtu (4/1/2020), Yuni membagikan sedikit kisahnya sebelum kebanjiran kepada para warganet.
Dia menuliskan bahwa dirinya sedang berlibur bersama kedua putranya, namun di tengah liburan akhir tahun itu, dia tiba-tiba ingin pulang karena kepikiran sang ibunda di rumah.
Setelah meminta izin pada kedua anaknya, Yuni lalu pulang ke Jakarta pada malam tahun baru dan keesokan harinya rumahnya kebanjiran.
Berikut ini cerita dari Yuni Shara, yang dikutip Tribunjogja.com dari unggahannya di Instagram @yunishara36:
""Sebuah Grand Design "
Foto terakhir bersama @c_obrient & @cello_shn di akhir tahun 2019.
Tanggal 30 Desember 2019 saya masih bekerja di Manado.
Tanggal 31 Desember 2019 subuh, saya terbang menuju Jakarta lanjut terbang ke Bali untuk menyambut NYE (New Year Eve) bersama anak-anak, yang kebetulan mereka sedang liburan bersama papa & kakak-kakaknya.
Siang saya sudah sampai Bali dan kumpul bersama mereka.
Sore jam 5, mendadak saya pengen pulang karena kepikiran mama di rumah.
Akhirnya saya putuskan malam itu juga saya kembali ke Jakarta.
Sebelum pulang, Papanya anak-anak @henry.siahaaan minta supaya saya foto sama anak-anak dulu.
Setelah Foto, saya langsung menuju bandara Ngurah Rai.
Sampai Jakarta sekitar jam stengah 10 malam. Dan ternyata benar saja sampe rumah, Mama sedang duduk di depan bersama adiknya (yang sudah mau pulang juga). Sementara adik @kartikasary saya sedang ke Rumah sakit.
Memasuki 2020 saya hanya sendiri saja, melakukan Sujud Syukur.
Selanjutnya, kembali ke morning routine (rutinitas pagi hari).
Kebiasaan saya setelah sholat subuh selalu buka gordyn & jendela. Dan saat saya ngintip keluar, di luar hujan & air sudah kelihatan di pagar. Saya gak kepikiran apa-apa. Saya tidur lagi, dan bangun jam 06.30.
Seperti biasa menyapa tanaman saya yang sudah mulai tergenang air.
Tapi setelah sarapan, staf di rumah tahu-tahu masuk rumah gulung-gulung karpet, padahal air masih di halaman. Mereka bilang antisipasi saja takut air akan naik. (Secara di rumah saya karpet semua), akhirnya saya pun ke kamar dan saya gulung-gulung karpet-karpet. Gak lama setelah karpet tergulung semua, air naik sampai teras. Saya putuskan melakban semua kusen-kusen biar air gak masuk.
Tapi gak lama, air masuk ke dalam rumah dengan cepat .
Alhamdulillah, sambil tersenyum, dalam hati "oh... ini toh maksudnya ?".
Maturnuwon Gusti Allah yang sudah membuat grand design sedemikian. Sehingga saya ada di rumah saat kejadian banjir.
Terimakasih juga pada anak-anakku Cavin & Cello sayang, yang sudah mengijinkan Bunda pulang ke Jakarta."
( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kata-yuni-shara-soal-rubber-rain-boots-yang-jadi-sorotan.jpg)