Presiden Donald Trump Perintahkan Bunuh Jenderal Qassem Soleimani

Menurut Pentagon, Qassem Soleimani aktif merencanakan serangan terhadap AS dan kepentingan mereka di Timur Tengah.

Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Muhammad Fatoni
time.com
Donald Trump 

TRIBUNJOGJA.COM, BEIRUT - Pembunuhan Mayjen Qassem Soleimani adalah perintah Presiden AS Donald E Trump.

Pernyataan datang dari Kementerian Pertahanan AS, Jumat (3/1/2020) pagi ini WIB.

"Atas perintah Presiden, militer melakukan operasi desisif untuk melindungi kepentingan pasukan AS dari usaha pembunuhan oleh Qassem Soleimani," tulis Pentagon dalam pernyataan tertulis dikutip Al Masdar News.

Menurut Pentagon, Qassem Soleimani aktif merencanakan serangan terhadap AS dan kepentingan mereka di Timur Tengah.

BREAKING NEWS : Jenderal Soleimani, Komandan Pasukan Al Quds Garda Republik Iran Terbunuh di Baghdad

Pasukan Al Quds yang dipimpin Soleimani dinilai bertanggungjawab atas nyawa prajurit AS dan warganya di berbagai tempat.

Soleimani oleh AS juga dianggap merestui demonstrasi dan serangan ke Kedubes AS di Baghdad pada akhir Desember 2019.

Jenderal Qasim Soleimani
Jenderal Qasim Soleimani (TIME)

Menyusul pembunuhan atas Qassem Soleimani, Presiden Trump mengunggah gambar bendera AS di akun Twitternya.

Mayjen Qassem Soleimani, Komandan Pasukan Al Quds Garda Republik Iran, dikabarkan tewas di dekat Bandara Internasional Baghdad, Irak.

Kabar ini dilansir laman berita Sputniknews.com, Jumat (3/1/2020).

Selain Soleimani, turut terbunuh Deputi Komandan Shiah Popular Mobilization Forces (PMF) Irak, Abu Mahfi al-Muhandis.

Saksi Mata Ungkap Detik-detik Roket Menghajar Mobil Jenderal Qassem Soleimani di Bandara Baghdad

Mereka tewas menyusul serangan roket yabg diarahkan ke iring-iringan kendaraan yang membawa mereka.

Sejumlah pengawal dari PMF juga tewas.

Menurut laporan televisi Al Sumaria, 12 tentara Irak juga terbunuh dalam operasi tahasia yang diduga dilakukan pasukan AS dan Israel.

Ayatollah Ali Khamenei Bertekad Balas Setiap Serangan Terhadap Iran

"Amerika dan Israel bertabggungjawab atas pembunuhan para mujahidin ini, Abu Mahfi al-Muhandis fab Qassem Soleimani," kata juru bicara PMF, Ahmed al-Assadi dikutip Reuters.

Qassem Soleimani merupakan tokoh sangat penting yang diincar pasukan AS dan Israel.

Ia berperan memimpin pasukan dan milisi yang diterjunkan dalam perang di Suriah maupun Irak.(Tribunjogja.com/xna)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved