Pendidikan

Penyusunan Karya Ilmiah Lebih Mudah dengan Aplikasi Mendeley

Mendeley desktop dapat memperkaya sumber referensi riset, hasil penelitian, menyusun tulisan sesuai prosedur pengutipan dan sitasi yang benar.

Penyusunan Karya Ilmiah Lebih Mudah dengan Aplikasi Mendeley
istimewa
Pengurus KMP (Komunitas Mahasiswa Pascasarjana) PPs UNY menggelar kegiatan Mendeley yang diikuti oleh mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Pascasrjana Magister dan Doktoral. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Karya ilmiah merupakan bagian penting dari dunia pendidikan.

Penyusunan berbagai bentuk tulisan karya ilmiah seperti tugas makalah, skripsi, tesis, disertasi, laporan penelitian dan jurnal ilmiah dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Mendeley.

Mendeley desktop dapat memungkinkan untuk memperkaya sumber referensi riset, hasil penelitian, menyusun tulisan sesuai prosedur pengutipan dan sitasi yang benar.

Selain itu juga dapat mengelola dokumen referensi serta dapat pula membantu penulis mengetahui perkembangan riset terkini.

UNY Komitmen Menjadi Universitas Kependidikan Kelas Dunia pada 2025

Berangkat dari hal tersebut, Pengurus KMP (Komunitas Mahasiswa Pascasarjana) PPs UNY menggelar kegiatan Mendeley yang diikuti oleh mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa Pascasrjana Magister dan Doktoral.

Ketua KMP PPs UNY Mashudi mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan hard skill mahasiswa untuk menggunakan program aplikasi Mendeley.

"Manfaatnya, akurasi sitasi dan kerapian sitasi pada artikel sangat signifikan terstruktur sehingga terhindar dari kegiatan plagirarism," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Kamis (2/1/2020).

Kegiatan Mendeley kali ini dilakukan dengan beberapa inovasi baru yang berbeda dari tahun kemarin.

Antara lain peserta tidak hanya dari mahasiswa Pascasarjana UNY saja tapi dari universitas lain.

Tutorial Super Mudah Menghilangkan Kantong Mata

Kemudian model pelatihan menggunakan kelas parallel, instruktur memberdayakan dari mahasiswa KMP yang banyak mengalaman terkait penggunaan Mendeley di mana dua instruktur disediakan dalam satu kelas.

"Langkah-langkah ini kami ambil agar KMP UNY dapat mandiri dan menebarkan manfaat tidak hanya untuk mahasiswa UNY tetapi mahasiswa dari universitas lain," ungkapnya.

Mashudi menambahkan bahwa Inovasi yang dilakukan tersebut sebanding dengan feedback peserta yang kami dapatkan berdasarkan survey kepada peserta menggunakan google form.

"Lebih dari 80 persen peserta merasa nyaman dengan kondisi kelas dan pemahaman materi dapat diterima dengan mudah," jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved