Sport

Indonesia Juara Pertama Kejuaraan Hapkido Asia di Hongkong

Prestasi luar biasa baru saja ditorehkan kontingen Hapkido Indonesia yang berhasil menjuarai kejuaraan Asia cabor Hapkido di Hongkong, akhir 2019 lalu

Indonesia Juara Pertama Kejuaraan Hapkido Asia di Hongkong
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Ketua Umum Hapkido Indonesia, GBPH Prabukusumo dan pendiri Hapkido Indonesia, Master Yoyok Suryadi saat memberikan keterangan pada awak media, Kamis (2/1/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM - Prestasi luar biasa baru saja ditorehkan kontingen Hapkido Indonesia yang berhasil menjuarai kejuaraan Asia cabang olahraga (cabor) Hapkido di Hongkong, akhir tahun 2019 lalu.

Memboyong sebanyak 15 atlet dan dua pelatih, Indonesia jadi yang terbaik dengan torehan empat emas, satu perak dan satu perunggu.

Tiga medali emas dipersembahkan dari kategori Daeryun, kemudian satu emas lainnya dari kategori Hyung.

Ketua Umum Hapkido Indonesia, GBPH Prabukusumo mengatakan, pihaknya memang telah mempersiapkan sejak lama untuk ajang ini.

Hapkido Ingin Secepatnya Jadi Anggota KONI DIY

Diawali tampil di kejuaraan nasional (Kejurnas) di Bulan Oktober 2019, kemudian atlet-atlet terbaik di ajang tersebut dipilih untuk mewakili Indonesia dengan menggelar latihan intensif bersama dengan pelatih terbaik.

Sebagai cabang olahraga baru di Indonesia, yang baru berkembang selama lima tahun belakangan, GBPH Prabukusumo menilai Hapkido menunjukkan perkembangan yang luar biasa.

Bagaimana tidak, tiga kali mengikuti kejuraan internasional, Indonesia selalu berhasil menjadi juara umum.

"Untuk meraih juara harus betul-betul dari unsure atlet, teknik, stamina dan cara latihan, diukur dari speed, power, akurasi dsb, pemusatan latihan tidak boleh salah," kata GBPH Prabukusumo kepada awak media, Kamis (2/1/2020).

Dalam kesempatan yang sama, founder Hapkido Indonesia, Master Yoyok Suryadi mengatakan kejuaraan ini diikuti sebanyak 10 negara.

5 Minuman yang Bisa Membantu Tidur Jadi Nyenyak

Sebenarnya menurut Yoyok ada 14 negara yang turut berpartisipasi, namun empat negara diantaranya batal mengikuti karena kondisi Hongkong yang belum kondusif.

Beberapa negara yang absen yakni Malaysia, Singapura, Pakistan dan Jepang.

"Dari 15 atlet yang berangkat, delapan diantaranya merupakan atlet putrid dan tujuh orang atlet putra. Mereka diantaranya yakni Fellie Deparisa, Jeffry Kurniawan, Devi Safitri, dan Sylvia Candra Kurniawan yang meraih medali emas," kata Master Yoyok.

"Selain atlet-atlet senior, ada pula atlet junior yang turut di ajang tersebut," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved