Liga Indonesia
Jadi Incaran Banyak Klub, Bagus Nirwanto Pilih Bertahan di PSS Sleman
PSS Sleman akhirnya bisa bernafas lega, setalah berhasil mengamankan servis salah satu andalannya musim 2019 lalu, Bagus Nirwanto.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman akhirnya bisa bernafas lega, setalah berhasil mengamankan servis salah satu andalannya musim 2019 lalu, Bagus Nirwanto.
Sudah menjadi rahasia umum, peran pemain yang akrab disapa Munyeng itu, memang begitu krusial bagi Laskar Sembada.
Terlebih, sejak bergulirnya Liga 2 2018 silam, ban kapten selalu melekat di lengan kiri talenta asal Sidoarjo itu.
Terang saja, mengemban status skipper, melekat pula tanggung jawab Munyeng sebagai pemimpin dan panutan rekan-rekannya di atas lapangan.
Talenta kelahiran 26 tahun silam tersebut, jelas bukan muka baru bagi publik sepakbola Sleman.
Bagaimana tidak, Munyeng telah bergabung dengan skuat Super Elang Jawa, pada kompetisi Liga 2 2017 silam.
Kala itu, ia didatangkan dari PSCS Cilacap.
• Begini Kata CEO PSS Terkait Pergerakan PSS Sleman yang Masih Santuy di Bursa Transfer
Sebelumnya, ia berjasa mengantarkan Laskar Nusa Kambangan merengkuh gelar juara Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016, setelah menaklukkan PSS di partai puncak.
Selama turnamen itu, posisinya sebagai fullback kiri, nyaris tak tergantikan.
Keputusannya hengkang ke PSS pun terbilang tepat.
Bagaimana tidak, bersama klub yang identik dengan warna hijau tersebut, karirnya terus menanjak.
Meski menemui kegagalan di musim perdana, Munyeng menemui puncaknya di Liga 2 2018 dan terus berlanjut di musim 2019.
Ya, ia berandil besar atas raihan gelar juara, serta tiket promosi ke Liga 1 yang sudah begitu lama didamba-dambakan para Sleman Fans.
Perannya vitalnya berlanjut di musim 2019. PSS pun menorehkan kiprah yang fantastis di musim perdana tampil di Liga 1, mengunci posisi ke-8 mengungguli beberapa tim yang difavoritkan.
• Masih Negosisasi, Sidik Saimima Prioritaskan Bertahan Bersama PSS Sleman Musim Depan
Tak heran, selepas kontraknya berakhir, Munyeng jadi komoditi panas di bursa transfer.
"Memang sempat ada komunikasi dengan beberapa tim termasuk Persija Jakarta dan Barito Putera. Namun ya hanya sebatas obrolan saja mas. Alhamdulillah untuk musim depan saya tetap di PSS setelah sudah ada kesepakatan dengan manajemen," kata Munyeng, Rabu (1/1/2020).
Lebih lanjut, Munyeng menjelaskan keputusannya bertahan di PSS lantaran ia sudah merasa kerasan.
Selain itu, rasa kekeluargaan di PSS juga membuatnya mantap untuk bertahan.
Disisi lain, Munyeng mengaku sudah paham betul dengan pola permainan yang diusung pelatih Seto Nurdiyantoro.
Besar harapannya, PSS bisa menorehkan prestasi yang lebih baik musim depan dibanding musim kemarin.
"Sudah nyaman saja dengan suasana di PSS. Selain itu, secara taktik juga sudah paham apa yang diinginkan coach Seto Nurdiyantoro, sehingga tak perlu banyak adaptasi," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kapten-pss-sleman-bagus-nirwanto-2.jpg)