Siswi Ponpes di Magetan Jawa Timur Telantarkan Bayi yang Baru Dilahirkan di Baskom

AF (20) siswi pondok pesantren di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan yang melahirkan bayi di baskom terancam lama di penjara

Siswi Ponpes di Magetan Jawa Timur Telantarkan Bayi yang Baru Dilahirkan di Baskom
surabaya.tribunnews.com
Siswi Ponpes di Magetan Jawa Timur Telantarkan Bayi yang Baru Dilahirkan di Baskom 

AF (20) siswi pondok pesantren di Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan yang melahirkan bayi di baskom terancam lama di penjara. Bukan main-main, siswi pesantren ini terancam hukuman lebih dari 15 tahun penjara. Hal ini beralasan karena AF yang abru mondok enam bulan ini dijerat dua undang-undang sekaligus.

.

.

Kapolres Magetan AKBP Muhammad Riffai mengatakan, AF akan dijerat dengan pasal peganiayaan anak yakni Pasal 80 ayat 3 dan 4 Undang-undang Perlindungan Anak.

Sesuai ketentuan pasal ini, tersangka terancam pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah).

Pidana ini ditambah sepertiga dari ketentuan sebagaimana dimaksud karena yang melakukan penganiayaan adalah orangtuanya.

Selain itu AF juga akan dijerat dengan pasal 341 KUHP tentang pembunuhan anak yang ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

“Tersangkanya sudah kita tahan setelah perawatan medis karena kondisinya terlalu lemah. Untuk ancaman hukumannya minimal 15 tahun,” ujarnya di Polres Magetan Senin (30/12/2019).

Muhammad Riffai menambahkan, AF nekat menelantarkan bayi laki laki yang baru dilahirkan hingga tewas karena tidak ingin menanggung aib atas kehamilannya.

Dari hasil autopsi, bayi yang baru lahir tersebut mengalami luka memar pada hidung.

Halaman
1234
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved