Bisnis
Amartha Raih Pendanaan Seri B dari LINE Ventures
Pendanaan seri B ini akan digunakan untuk ekspansi bisnis ke seluruh Indonesia agar dapat memberdayakan lebih banyak lagi perempuan dan keluarga.
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha mendapatkan pendanaan seri B yang diinisiasi oleh Line Ventures, sebuah perusahaan modal ventura untuk bisnis revolusioner bidang teknologi, ide, atau bisnis model.
Pendanaan juga didukung oleh Bamboo Capital Partners, sebuah platform investasi yang mengedepankan dampak sosial dan finansial pada masyarakat dunia, UOB Venture Management, PT Teladan Utama, dan PT Medco Intidinamika.
Andi Taufan Garuda Putra, Pendiri dan CEO Amartha mengatakan saat ini Amartha telah menyalurkan pendanaan Rp1,6 triliun kepada lebih dari 343 ribu mitra di 5.200 desa di Jawa dan Sulawesi.
"Pendanaan seri B ini akan digunakan untuk ekspansi bisnis ke seluruh Indonesia agar dapat memberdayakan lebih banyak lagi perempuan dan keluarga di pedesaan," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Tribunjogja.com.
• Mengedepankan Transparansi, Amartha Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari PwC
Amartha merupakan perusahaan teknologi finansial p2p lending berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menghubungkan perempuan pengusaha mikro di pedesaan dengan pendana di perkotaan yang ingin meraih keuntungan sekaligus menciptakan dampak sosial yang nyata di masyarakat.
Sehingga, Amartha ingin memberikan kesempatan bagi seluruh perempuan yang berada dalam piramida ekonomi terbawah untuk dapat meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.
"Dengan memperluas jangkauan ke seluruh pelosok negeri, Amartha juga berharap dapat mempercepat inklusi keuangan melalui inovasi keuangan digital dan mewujudkan visi kami yaitu kesejahteraan merata bagi Indonesia," tambah pria yang akrab disapa Taufan ini.
Amartha mengembangkan platform teknologi dan algoritma guna mengotomatiskan aspek operasional, layanan dan sistem penilaian kredit yang akurat dan aman.
Selain itu, Amartha mengimplementasikan sistem tanggung renteng kepada para mitra Amartha guna membangun kohesi sosial dan menekan angka gagal bayar.
Metode yang dilakukan Amartha terbukti mengurangi tingkat kemiskinan mitranya, bahkan dalam laporan CFDS tahun 2019, berhasil meningkatkan pendapatan perempuan pengusaha mikro di pedesaan secara signifikan.
• Tutorial Super Mudah Menghilangkan Kantong Mata
James Lim, Direktur Investasi LINE Ventures mengatakan, Amartha memiliki misi untuk menjembatani kesenjangan akses keuangan di pedesaan Indonesia, yang kurang terlayani dan terabaikan.
Menurutnya, dengan tim manajemen Amartha yang solid dan selalu berusaha keras untuk memenuhi standar tertinggi peraturan otoritas, ditambah dengan kekuatannya dalam teknologi dan operasional, Amartha berada dalam posisi yang baik untuk memelihara dan mempromosikan kesejahteraan sosial ekonomi yang lebih sehat di seluruh negeri.
"LINE Ventures bersemangat untuk bergabung dengan misi Amartha dalam membawa dampak sosial dan inklusi keuangan di seluruh Indonesia," ungkapnya.
UOB Venture Management telah berinvestasi di Amartha melalui entitasnya, Asia Impact Investment Fund I.
Seah Kian Wee, Managing Director dan CEO dari UOB Venture Management mengatakan, UOBVM berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan inklusif dengan mendanai perusahaan yang inovatif yang berfokus melayani masyarakat berpenghasilan rendah, atau “Bottom of the Pyramid'.
"Kami senang bergabung dengan Amartha dalam upaya inklusi keuangannya untuk membantu usaha-usaha mikro perempuan di Indonesia untuk memperoleh akses pembiayaan melalui penggunaan teknologi dan pelibatan masyarakat. Hal ini mengikuti investasi kami lainnya pada perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia yang menyediakan akses layanan kesehatan dan pendidikan yang berkualitas," tuturnya.
• Amartha Raih Penghargaan di Geneva karena Dinilai Bantu Tekan Angka Kemiskinan di Pedesaan
Founder & Managing Partner at Bamboo Capital Partners, Jean-Philippe de Schrevel juga merasa bangga menambahkan Amartha ke dalam portofolio inklusi keuangannya karena membawa pendekatan baru dan unik untuk distribusi modal usaha kepada pengusaha mikro perempuan di Indonesia.
"Investasi ini semakin memperkuat kepemimpinan Bamboo dalam membiayai lembaga keuangan yang inovatif dan berdampak sosial," ujarnya.
Sementara itu, Fund Manager Bamboo Capital Partners, Bernhard Eikenberg melihat peluang signifikan bagi Amartha untuk ekspansi bisnis ke seluruh Indonesia.
"Kami juga sangat senang dapat mendukung tim dan perusahaan yang luar biasa ini. Dengan rekam jejak Bamboo dalam berinvestasi di perusahaan sejenis, kami juga dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan kami untuk mendukung Amartha yang sedang mengalami fase pertumbuhan ini," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/mengedepankan-transparansiamartha-raih-opini-wajar-tanpa-pengecualian-dari-pwc.jpg)