Jawa

Jimpitan Siskamling Jadi Sarana Jaga Lingkungan Sambil Himpun Dana Pembangunan di Klaten

Dana yang terkumpul digunakan untuk menambah pembangunan talud, pavingsasi dan pengecoran jalan, termasuk membeli televisi di gardu siskamling.

Jimpitan Siskamling Jadi Sarana Jaga Lingkungan Sambil Himpun Dana Pembangunan di Klaten
Dokumentasi Pemkab Klaten
Uang receh yang dikumpulkan untuk modal membangun lingkungannya sendiri oleh masyakat di Dukuh Kerun Baru RT 3 RW 13 Belangwetan, Klaten Utara. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM - Siskampling atau Sistim Keamanan Lingkungan kian marak di Kabupaten Klaten.

Tidak saja untuk menjaga lingkungan tetap aman, partisipasi masyarakat itu ditambah dengan aktifitas mengumpulkan jimpitan.

Jimpitan yang bisa berupa beras atau uang itu dikumpulkan untuk modal membangun lingkungannya sendiri.

Seperti dilakukan masyakat di Dukuh Kerun Baru RT 3 RW 13 Belangwetan, Klaten Utara.

Menjelang tengah malam, warga dengan rombongannya berkeliling gang-gang kampung untuk berjaga-jaga.

401 Poskamling di Klaten Kini Dilengkapi Pentungan dan Borgol

Sambil berkeliling, petugas menyambangi botol-botol kecil yang sudah diisi uang receh.

Tidak banyak memang.

Uang pecahan Rp 500 atau Rp 1.000 itu terkumpul untuk menambah pembangunan dukuh.

“Di Kerun Baru ini sudah hampir dua tahun berjalan jimpitan uang. Setiap malam warga melalui kesepakatan bersama, minimal menyetor uang Rp 500,00 sebagai jimpitan. Oleh petugas ronda secara bergilir akan mengambilkan uang jimpitan itu sambil berkeliling kampung” kata Ragil (48) warga setempat, Kamis (26/12/2019).

Halaman
12
Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved