Bisnis

Niagahoster Pastikan Masa Depan Website Tetap Cerah di Tahun 2020

Memiliki website sama seperti mengamankan kehadiran online di mesin pencari, yang setiap harinya dikunjungi ratusan juta orang.

Niagahoster Pastikan Masa Depan Website Tetap Cerah di Tahun 2020
istimewa
Niagahoster mengadakan Media Gathering & Product Launch khusus membahas masa depan website dan menawarkan solusi untuk kesulitan pengelolaan teknis website, Sabtu (7/12/2019) di GoWork Menara Rajawali, Jakarta. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Perusahaan penyedia layanan web-hosting Niagahoster mengadakan Media Gathering & Product Launch pada Sabtu (7/12/2019) di GoWork Menara Rajawali, Jakarta khusus membahas masa depan website dan menawarkan solusi untuk kesulitan pengelolaan teknis website.

CEO Niagahoster, Ade Syah Lubis mengungkapkan sebelum adanya aplikasi dan marketplace, website merupakan penanda kehadiran online seseorang atau sebuah perusahaan.

"Pada tahun 90an, tercipta world wide web (WWW), untuk pertama kali. Hal itu juga menjadi pembuka akses internet ke masyarakat luas. Jika media sosial mengenal tren yang terus berubah, website cenderung lebih stabil. Begitu juga hingga tahun 2020 nanti," kata Ade dalam keterangan pers yang diterima Tribunjogja.com.

Hal ini juga dikonfirmasi oleh Ivan Kristianto, WordCamp Jakarta Organizer dan WordPress Experts yang juga hadir menjadi panelis dalam sesi diskusi.

Niagahoster Gelar Workshop Pembuatan Website Portofolio dengan CMS WordPress

Selain menjadi platform go online yang stabil, website juga menjadi platform bagi bisnis yang ingin eksis di mesin pencari seperti Google.

"(Bagi bisnis) Lebih baik mengembangkan website daripada aplikasi. (website) Lebih ringan, dan secara harga jauh lebih murah daripada aplikasi. Memiliki website juga sama berinvestasi untuk mengenalkan bisnis ke pasar yang lebih luas," jelas Ivan.

Brainhub.eu dalam laporannya menyebutkan, website dapat menjangkau lebih banyak pengguna dibandingkan apps.

Selain itu, dari sisi design, website tidak memerlukan modifikasi tertentu untuk tampilan di jenis device berbeda (Android/iOS).

Hal lain yang membuat website dapat dipertimbangkan sebagai investasi digital adalah kecenderungan orang untuk mulai “meninggalkan” apps.

Data di Amerika yang dihimpun oleh Techcrunch menyebutkan 51% orang Amerika tidak mengunduh apps apapun dalam sebulan.

Halaman
123
Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved