Bisnis

Bank Indonesia Berharap Pertumbuhan Ekonomi DIY Dapat Inklusif Tahun Depan

Pertumbuhan ekonomi yang inklusif dapat melahirkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Bank Indonesia Berharap Pertumbuhan Ekonomi DIY Dapat Inklusif Tahun Depan
IST
Ekonomi Tabel

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pertumbuhan ekonomi di DIY diprediksi menurun tahun depan seiring dengan hampir selesainya pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA).

Namun meski menurun, pertumbuhan ini diharapkan bersifat inklusi.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Hilman Tisnawan mengatakan, pertumbuhan ekonomi yang inklusif dapat melahirkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Dengan tumbuh ini artinya masih akan banyak meng-create lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan asal pertumbuhannya harus inklusif," ujarnya, Kamis (5/12/2019).

Lanjutnya, yang dimaskud pertumbuhan ekonomi inklusif yakni yang dapat menurunkan tingkat kemiskinan.

Perekonomian Warga Temon Menggeliat, Muncul Indekos hingga Persewaan Sepeda Motor

"Inklusif itu artinya sembari naik pertumbuhannya, menurunkan tingkat kemiskinannya. Yang berpendapatan rendah naik ke menengah, yang menengah naik ke atas," jelasnya.

Kata Hilman, hal tersebut sesuai dengan yang diharapkan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X agar pertumbuhan ekonomi dapat melibatkan masyarakat.

"Karena kalau sekadar pertumbuhan tinggi itu gampang. Seperti bandara, pemerintah tinggal mengundang investor besar saja dari Jakarta. Pertumbuhannya besar, tapi di masyarakat ada manfaatnya atau tidak. Manfaat pasti ada, tapi inklusinya kurang dirasakan. Itu visi yang kami lihat ingin dicapai oleh pemda, ingin pertumbuhan yang bekualitas," ujarnya.

Syarat inklusi, kata Hilman, yakni pembangunan yang menyertakan masyarakat.

Dengan keikutsertaan masyarakat, akan muncul lapangan kerja baru dan berbagai usaha baru.

Tutorial Super Mudah Menghilangkan Kantong Mata

"Yang dilakukan itu lebih menyertakan masyarakat setempat. Jadi di situ bisa menciptakan lapangan kerja, menciptakan ekonomi usaha baru, bisa tumbuh usaha baru. Kalau tidak, banyak pengangguran, percuma pertumbuhan itu," terangnya.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan, pembangunan bandara yang diikuti dengan pembangunan aerocity, aerotropolis, hingga fasilitas transportasi lain yang mendukung diharapkan dapat meningkatkan ekonomi DIY.

"Tadi sudah saya utarakan, aerocity ada, aerotropolis ada, jalan tol ada, pembangunan Tugu Kidul (stasiun) PT KAI juga ada. Semua itu kan harapan saya bisa mendongkrak agar ekonomi tidak turun," ujarnya.

"Dan itu membuka lapangan kerja semua. Kalau aerotropolis itu kan membangun kota baru, membangun fasilitas baru," imbuhnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved