MotoGP

MotoGP 2020: Kontrak Segera Habis, Tahun Depan Jadi Momen Krusial Valentino Rossi

MotoGP 2020 diakui Valentino Rossi menjadi momen yang krusial untuk karir bermotornya dengan Yamaha. Hasil dari musim ini akan sangat menentukan.

MotoGP 2020: Kontrak Segera Habis, Tahun Depan Jadi Momen Krusial Valentino Rossi
MONSTERENERGYYAMAHA via bolasport
Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi 

TRIBUNJOGJA.COM - MotoGP musim 2020 akan menjadi momen krusial untuk kontrak Valentino Rossi bersama Yamaha.

Pada akhir tahun 2020, kontrak 'The Doctor' akan berakhir dengan Yamaha.

Musim 2019 ini bukanlah musim terbaik seorang Valentino Rossi. Namanya mulai kalah bersaing dengan rekan setimnya, Maverick Vinales dan bintang muda Petronas Yamaha, Fabio Quartararo.

Rossi juga berada di posisi ke tujuh di klasemen, yang mana itu adalah tempat terburuknya sejak musim pertama bersama Ducati di tahun 2011.

Valentino Rossi berdiri di hadapan fansnya
Valentino Rossi berdiri di hadapan fansnya (TWITTER/VALENTINO ROSSI)

Tahun depan, dia juga akan menginjak usia 41 tahun di bulan Februari. Jadi bisa dipastikan bahwa apa yang akan terjadi di MotoGP 2020 adalah penentu sikap Rossi dan karirnya bersama Yamaha.

Seusai balapan mobil di Gulf 12 Hours di Abu Dhabi, Rossi tidak menyangkal hal tersebut.

"Tahun depan akan jadi krusial. Di akhir 2020, kontrakku akan berakhir, jadi sayangnya aku harus memutuskan segera apa yang akan dilakukan, apakah melanjutkan atau tidak," ungkapnya, dikutip Tribunjogja.com dari laman Autosport.com, Selasa (24/12/2019).

"Secara logis, keputusan untuk lanjut atau tidak akan tergantung pada hasilnya. Kami telah membuat perubahan di tim, jadi kami melihat jika kami mampu untuk lebih kompetitif dan lebih cepat," imbuhnya.

Ada perkembangan adalah kunci apakah dia ingin melanjutkan atau tidak. Semua tergantung dari satu hal.

"Untuk memperbarui kontrak kita harus menjadi lebih kuat daripada tahun ini. Jika tidak, lebih baik tidak memperbarui kontrak," akunya.

Vale juga turut mengomentari tentang rumor mantan rekan setimnya, Jorge Lorenzo yang katanya akan menjadi test rider Yamaha.

"Jika dia (Lorenzo) kembali ke M1, dia akan menjadi kuat. Masalahnya adalah dia ingin banyak uang dan itu cukup sulit untuk Yamaha," katanya.

Kemudian, dia menambahkan, "Aku akan senang Lorenzo menjadi tester karena dia pebalap yang sangat cepat dan dia bisa membantu kami."

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Yoseph Hary W
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved