Bupati Klaten Sri Mulyani Ingatkan Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki Dalam Membangun Klaten

Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, di tangan Ibu-Ibu yang hebat akan melahirkan generasi yang hebat pula.

Bupati Klaten Sri Mulyani Ingatkan Kesetaraan Perempuan dan Laki-Laki Dalam Membangun Klaten
Dok. Pemkab Klaten
Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar rangkaian acara dan puncak Upacara Peringatan Hari Ibu diadakan di Pendopo Kabupaten Klaten, Senin, (23/12/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar rangkaian acara dan puncaknya Upacara Peringatan Hari Ibu diadakan di Pendopo Kabupaten Klaten, Senin, (23/12/2019).

Istri Kapolres Kabupaten Klaten Fifi Wiyono selaku Ketua Panitia Hari Ibu Tingkat Kabupaten Klaten melaporkan, peringatan Hari Ibu diselenggarakan setiap tahun, untuk menghargai jasa perempuan yang berjuang serta menginspirasi wanita untuk terus berjuang. Apalagi di zaman revolusi industri 4.0 untuk dituntut melek teknologi dan melahirkan generasi yang maju.

Rangkaian Kegiatan yang sudah diselenggarakan dalam memperingati Hari Ibu di Kabupaten Klaten antara lain Kampanye Anti Kekerasan Terhadapa Anak, Pelayanan KB Gratis, Seminar tentang "Sexology" , Donor Darah, dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan Ratna Bantala.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, di tangan Ibu-Ibu yang hebat akan melahirkan generasi yang hebat pula.

Banyak kegiatan yang dilaksanakan semoga bisa membantu Pemerintah Kabupaten Klaten, mewujudkan Klaten maju, mandiri, dan berdaya saing.

"Keterlibatan perempuan dalam program pembangunan khusunya Klaten tidak boleh diabaikan, karena perlu ditingkatkan. Kesetaraan perempuan sama dengan peran kaum laki-laki disegala bidang dan aspek pembangunan membutuhkan peran perempuan," kata Sri Mulyani.

Dikatakan, berbagai Potensi, Bakat, Kemampuan, Semangat dan idealisme yang dimiliki perempuan hendaknya diarahkan guna mencapai kemajuan Bangsa serta mewujudkan Klaten yang maju, mandiri dan berdaya saing.

Kesetaraan perempuan dan laki-laki akan mudah tercapai apabila perempuan mampu mengambil peran itu sendiri.(*)

Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved