Kota Yogyakarta

Walikota Yogyakarta Ingatkan Pedagang Tidak Aji Mumpung

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti ingatkan pedagang kaki lima (PKL) dan juru parkir untuk tidak aji mumpung.

Walikota Yogyakarta Ingatkan Pedagang Tidak Aji Mumpung
Tribun Jogja/ Agung Ismiyanto
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, seusai bertemu Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan, Jumat (4/10/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti ingatkan pedagang kaki lima (PKL) dan juru parkir untuk tidak aji mumpung.

Aji mumpung dalam hal ini adalah dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

"Kami minta dengan tegas kepada pedagang untuk tidak menaikan harga. Penjual kuliner, souvernir jangan menjual dengan harga tidak wajar. Jangan aji mumpung,"katanya, Minggu (22/12/2019).

Menurut dia, seharusnya pedagang memberikan layanan terbaik.

Justru dengan adanya momen libur Natal dan Tahun Baru, pedagang seharusnya bersikap ramah dan menyambut wisatawan dengan baik.

Dengan demikian, omzet para pedagang akan naik.

Nuthuk Harga saat Liburan, Pedagang Akan Kena Sanksi

"Justru mumpung libur, padagang kuliner dan souvernir melayani dengan baik supaya omzet naik. Jangan malah mumpung libur menaikkan harga dengan tidak wajar,"lanjutnya.

Selain pedagang, Haryadi juga mengimbau juru parkir untuk memberikan layanan yang baik dan ramah.

Ia memastikan memberi sanksi tegas bagi pedagang dan juru parkir aji mumpung.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved