Jawa

Ratusan Ribu Batang Rokok, Tembakau dan Liquid Vape Ilegal di Magelang Dimusnahkan

Potensi kerugian negara akibat rokok, tembakau dan liquid ilegal ini mencapai Rp 112 juta.

Ratusan Ribu Batang Rokok, Tembakau dan Liquid Vape Ilegal di Magelang Dimusnahkan
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Ratusan ribu batang rokok, tembakau iris, dan literan cairan liquid vape ilegal senilai Rp 176 juta, hasil dari penindakan dari Bea Cukai Magelang, dimusnahkan, Selasa (17/12/2019) di Kantor Bea Cukai Magelang, Kota Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Ratusan ribu batang rokok, tembakau iris, dan literan cairan liquid vape ilegal senilai Rp 176 juta, hasil dari penindakan dari Bea Cukai Magelang, dimusnahkan, Selasa (17/12/2019) di Kantor Bea Cukai Magelang, Kota Magelang.

Potensi kerugian negara akibat rokok, tembakau dan liquid ilegal ini mencapai Rp 112 juta.

"Ini merupakan kegiatan operasi gempur untuk menekan peredaran rokok ilegal. Hasil ini merupakan penindakan sejak November 2018 sampai Oktober 2019 yang bersinergi dengan Pemda, Satpol PP serta aparat hukum lainnya," ujar Kepala Bea Cukai Magelang, Endang Retnowaty, Selasa (17/12/2019) di sela kegiatan pemusnahan.

Bea Cukai Magelang sendiri berhasil mengamankan 234.492 batang rokok dari berbagai merek, 2.840 gram tembakau iris dan 15.750 mililiter cairan liquid vape.

Polisi Bongkar Penjualan Cairan Vape Mengandung Narkoba, Dijual Online Lewat Aplikasi Line

Secara total kerugian negara adalah sekitar Rp 112 juta, sedangkan nilai dari barang yang kita musnahkan ini ada Rp 176 juta.

Endang mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan selain rokok, juga terdapat cairan liquid vape.

Ia mengatakan, banyak anak milenial beralih ke vape, tetapi vape yang disita ini merupakan vape ilegal.

Vape-vape tersebut hasil sitaan dari penjual eceran.

Sementara rokok ilegal diamankan dari sejumlah pedagang di pasar.

Halaman
12
Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved