Breaking News:

Yogyakarta

Libatkan 36 Personel, AP 1 Gelar Airport Rescue Fire Fighting Challenge 2019

ARFF Challenge 2019 digelar untuk menjamin kompetensi personel tim pemadam kebakaran di bandara.

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Personel Airport Rescue Fire Fighting (ARFF) saat melewati tantangan di Gedung Rescue & Fire Fighting, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Selasa (17/12/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PT Angkasa Pura (AP) 1 Yogyakarta menggelar kegiatan menantang Airport Rescue Fire Fighting (ARFF) Challenge 2019.

Kegiatan ini diadakan di Gedung Airport Rescue & Fire Fighting, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Selasa (17/12/2019) pagi.

General Manager PT AP 1 Yogyakarta, Agus Pandu Purnama menjelaskan, ARFF Challenge 2019 digelar untuk menjamin kompetensi personel tim pemadam kebakaran di bandara.

"Ada 36 personel sebagai peserta dan dibagi dalam tiga grup. Mereka diuji ketangguhan secara fisik hingga pengetahuannya dalam tantangan ini," jelas Pandu.

Persiapan Posko Nataru, Angkasa Pura 1 Terjunkan 205 Personil di YIA dan Bandara Adisutjipto

Menurut Pandu, para personel harus mengutamakan prinsip Safety, Service, Security, dan Comply di area bandara.

Artinya mereka harus menjamin bandara aman, bisa melayani penumpang, serta memenuhi seluruh aturan sesuai standar pemerintah hingga internasional.

Kegiatan ini juga sebagai bentuk penyegaran bagi personel tim pemadam kebakaran, sehingga mereka tetap responsif saat terjadi sesuatu di bandara.

"Mereka kan harus siaga selama 24 jam, lalu memiliki waktu respon yang cepat. Respond time ini juga kami hitung dalam ARFF Challenge," papar Pandu.

Tutorial Super Mudah Menghilangkan Kantong Mata

Pelatihan ini turut mendukung kesiapan PT AP 1 dalam mengantisipasi masa libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini, baik di Adisutjipto maupun Yogyakarta International Airport (YIA).

Sebagai bagian dari kesiapan tersebut, AP 1 telah memesan 13 unit mobil pemadam kebakaran khusus berstandar internasional.

Pandu mengatakan kendaraan tersebut sudah dikirim pada Desember ini.

"Tim sudah mendapat pelatihan terkait penggunaan kendaraan tersebut. Sebagian juga akan dipindahkan ke YIA sebagai persiapan full operation," kata Pandu. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved