Bisnis

Taman Pintar Tutup Rangkaian HUT ke-11

Rangkaian peringatan HUT ke-11 Taman Pintar ditutup dengan acara resepsi sekaligus penandatanganan 4 perjanjian kerjasama (PKS) yang dilangsungkan di

Taman Pintar Tutup Rangkaian HUT ke-11
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat menandatangani PKS di acara Resepsi Taman Pintar, Senin (16/12/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rangkaian peringatan HUT ke-11 Taman Pintar ditutup dengan acara resepsi sekaligus penandatanganan 4 perjanjian kerjasama (PKS) yang dilangsungkan di Omah Duwur, Senin (16/12/2019).

PKS tersebut meliputi kerjasama antara Pemkot Yogyakarta dengan Badan Penelitian Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI, PKS Pemkot dengan Tokopedia tentang program pengembangan ekonomi digital dan pelayanan publik, PKS Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Yogyakarta dengan Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional RI, dan PKS Dispar dengan Fakultas MIPA UGM dalam rangka pengembangan edukasi di Taman Pintar.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Maryustion Tonang menyambut baik adanya kerjasama tersebut.

Menurutnya dengan adanya kerjasama ini, maka Taman Pintar bisa semakin memberikan suguhan dan pelayanan yang baik bagi pengunjung yang ingin menimba ilmu.

Taman Pintar Gelar Breakfast For Charity

"Resepsi ini adalah agenda puncak ultah ke-11 Taman Pintar. Adapun rangkaian acara HUT Taman Pintar telah dimulai sejak 23 November 2019 lalu dengan adanya Kontes Robot Pintar yang diaelenggarakan di Taman Pintar," jelasnya.

Kepala Bidang Taman Pintar Afia Rosdiana mengatakan bahwa dengan adanya PKS yang ditandatangani tersebut, maka akan berdampak langsung terhadap Taman Pintar.

"Semua MoU akan berdampak ke Taman Pintar. Misalkan dari PKS dengan Kemenkes RI akan memperkaya Zona Biologi. Itu terkait pengembangan konten tanaman obat di Taman Pintar. Kalau dari FMIPA, terkait kegiatan workshop robotic yang akan diselenggarakan di Taman Pintar," bebernya.

Kepala Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional RI, Siswanto menjelaskan pihaknya sangat senang diberikan ruang di Taman Pintar untuk bisa menjelaskan kepada pengunjung tentang tanaman obat.

"Misal nanti bisa membuat taman vertikal, bisa dipilih tanaman obat non kayu untuk edukasi di space Taman Pintar," ungkapnya.

Taman Pintar Akan Menggelar Pertunjukan Sains dan Budaya Binome Souris Chaos Besok

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti berharap Taman Pintar bisa mengembangkan diri khususnya bagi warga DIY dan menjadi refrensi ilmu pengetahuan di Indonesia.

"Apalagi musim liburan saat ini, Tanan Pintar mengalami kenaikan jumlah pengunjung. Harus selalu berkembang agar tidak kayak museum. Harus bisa melakukan pengembangan dan bisa update dengan segala ilmu pengetahuan," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved