Breaking News:

Reformasi Aturan di Arab Saudi : Meski Tak Nikah, Turis Kini Boleh Nginap Bareng

Pemerintah Arab Saudi melakukan reformasi kebijakan dengan melonggarkan sejumlah aturan yang sebelumnya dinilai sangat ketat

Editor: Mona Kriesdinar
istimewa
Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman menginisiasi proyek megacity NEOM berupa lima istana kerajaan akan dibangun di kota internasional Arab Saudi. 

AMC Entertainment, perusahaan jaringan bioskop raksasa dunia, menyatakan pihaknya telah diberikan lisensi untuk membuka hingga 40 bioskop di 15 kota Saudi selama lima tahun ke depan.

Kerajaan Saudi pernah mempunyai beberapa bioskop, tetapi para ulama berhasil memaksa pemerintah untuk menutup operasional bioskop.

Menurut Menteri Informasi Awwad Alawwad, pasar Saudi begitu besar dengan warganya ingin pergi ke bioskop dan menonton film favorit mereka.

Untuk melayani populasi lebih dari 32 juta penduduk, yang mayoritas berusia di bawah 30 tahun, Saudi akan mendirikan 350 bioskop dengan lebih dari 2.500 layar hingga 2030.

4. Wanita Saudi Bebas ke Luar Negeri Tanpa Izin Wali

Pada Agustus lalu, Riyadh memungkinkan bagi para perempuan dewasa untuk bisa bepergian ke luar negeri tanpa harus dapat izin dari wali laki-laki.

Dalam keterangan resminya, otoritas menuturkan bisa menerima permohonan dari setiap perempuan berusia 21 tahun ke atas.

Dalam aturan sebelumnya, setiap anggota keluarga perempuan diharuskan mendapat izin dari atau kerabat pria jika ingin mendapat paspor atau ke luar negeri.

Sistem perwalian itu telah mengundang kecaman dari dunia internasional dan dianggap sebagai salah satu alasan yang mendorong upaya sejumlah warga perempuan melarikan diri dari Arab Saudi.

Reformasi dalam perwalian itu juga membuat perempuan berhak menjadi wali bagi setiap anak mereka yang masih di bawah umur.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved