Breaking News:

Reformasi Aturan di Arab Saudi : Meski Tak Nikah, Turis Kini Boleh Nginap Bareng

Pemerintah Arab Saudi melakukan reformasi kebijakan dengan melonggarkan sejumlah aturan yang sebelumnya dinilai sangat ketat

Editor: Mona Kriesdinar
istimewa
Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman menginisiasi proyek megacity NEOM berupa lima istana kerajaan akan dibangun di kota internasional Arab Saudi. 

Pemerintah Arab Saudi kembali membuat reformasi kebijakan dengan mencabut aturan memisahkan pria dan wanita di restoran.

Dalam pernyataannya, Riyadh menjelaskan pencabutan itu terjadi untuk menarik investor sekaligus meningkatkan peluang bisnis.

Ini bukan kali pertama Arab Saudi melakukan sejumlah reformasi sejak Putra Mahkota Nohammed bin Salman menjabat pada 2017.

Mohammed bin Salman
Mohammed bin Salman ()

Pangeran yang akrab disapa MBS itu melakukan serangkaian perubahan sebagai bagian dari Visi Saudi 2030 yang dikeluarkan 25 April 2016.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa terobosan demi terobosan yang diberlakukan oleh negara kaya minyak itu.

1. Mencabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita di Restoran

Pemerintah Saudi melalui Kementerian Urusan Pedesaan dan Perkotaan menyatakan, mereka mencabut aturan yang memisahkan pria dan wanita di restoran.

Sebelumnya, di rumah makan terdapat area "keluarga" jika datang bersama perempuan, dan "lajang" bagi pria yang datang sendiri.

Para perempuan Arab Saudi diharuskan masuk dari pintu berbeda, dan jika makan di luar, duduk di ruangan bersekat agar tak terlihat pria lajang.

Mereka tidak diizinkan untuk memasuki restoran atau kafe yang dianggap terlalu kecil bagi penerapan aturan itu.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved