Breaking News:

Limbah Tripleks Terbakar

Limbah Tripleks di Bantul Terbakar, Alat Berat dan Puluhan Petugas Pemadam Kebakaran Dikerahkan

Limbah kayu dari pabrik pembuatan triplek di Watu Gedug RT 01 Desa Guwosari terbakar.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Bantul berusaha memadamkan limbah tripleks yang terbakar di Watu Gedug RT 01 Guwosari Pajangan Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Limbah kayu dari pabrik pembuatan triplek di Watu Gedug RT 01 Desa Guwosari terbakar.

Puluhan petugas pemadam kebakaran dikerahkan.

Termasuk mendatangkan satu alat berat.

Limbah tripleks yang dibuang di lahan kosong itu memiliki ketinggian sekitar 3 sampai 4 meter.

Limbah Tripleks di Bantul Terbakar, Petugas Damkar Berjuang Dua Hari, Api Belum Bisa Dipadamkan

Titik api berada ditumpukkan bawah, sehingga menyulitkan petugas untuk memadamkan.

Para petugas harus mengaduk limbah untuk menjangkau titik api agar bisa dipadamkan.

Limbah yang terbakar tersebut lokasinya cukup dekat dengan pemukiman warga.

Petugas khawatir, jika tidak segera dipadamkan, api akan merembet ke pemukiman.

Dilahap Si Jago Merah, Pabrik Briket di Sewon Nyaris Ludes Terbakar

Pantauan di lokasi, petugas bekerja dengan keras.

Bahkan, empat armada mobil damkar dikerahkan.

Wakil Komandan Satgas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bantul, Yohanes Widiatmoko mengatakan, proses pemadaman api pada limbah tripleks yang terbakar sudah berlangsung selama dua hari.

Menghabiskan ribuan liter air.

Tutorial Super Mudah Menghilangkan Kantong Mata

"Kita sudah bekerja dari kemarin. Kemarin kita menyemprotkan 10 tangki air. Hari ini sudah 14 tangki. Jadi sudah 24 tangki," terangnya, ditemui di lokasi kejadian, Rabu (11/12/2019).

Jika satu tangki berisi 5.000 liter air, maka dikalkulasi, petugas sudah menghabiskan sekitar 120.000 ribu liter air untuk memadamkan api.

Jumlah itu dimungkinkan akan terus bertambah, mengingat saat ini proses pemadaman masih terus berlangsung. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved