Sportfest PRURide Indonesia 2019
Kakek 65 Tahun Taklukan Jalur PRURide 120 KM 4 Jam 12 Menit
Gelaran PRURide 2019 yang menempuh jarak 120 km tidak menjadi halangan bagi dua orang "rider" senior.
Penulis: Hamim Thohari | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Gelaran PRURide 2019 yang menempuh jarak 120 km tidak menjadi halangan bagi dua orang "rider" senior.
Hendro Pranoto (65) asal Semarang dan Totok Sudarsano (63) asal Jakarta membuktikan bahwa usia bukan menjadi halangan untuk menaklukan rute 120 km.
Meski menyajikan jalur yang cukup ekstrim, Hendro Pranoto dan Totok Sudarsono masing-masing mencatatkan waktu 4 jam 12 menit dan 4 jam 14 menit.
Atas catatan waktu tersebut, Hendro dan Totok berhak menduduki peringkat 1 dan 2 untuk kelompok umur 60 tahun.
Untuk menjaga kondisi fisik agar tampil prima di gelaran PRURide 2019. Baik Hendro maupun Totok berlatih sepeda hampir setiap hari dengan jarak rata-rata 100 km.
"Untuk event ini saya juga menambah porsi latihan dengan naik gunung Telomoyo sebanyak 4 kali," ungkap Hendro Pranoto.
• Kapolda DIY Berhasil Taklukkan Tanjakan Panggang
• Lintasi Panggang, Peserta Balap Sepeda PRURide Indonesia 2019 Disambut Turunan Curam
Terkait dengan gelaran PRURide 2019, Hendro mengatakan jalurnya bagus dan sangat menantang.
Diketahui sebelumnya, PRURide Indonesia 2019 mengajak peserta dari berbagai daerah di Indonesia maupun yang dari luar negeri untuk bersepeda menyusuri kota dan menikmati alam di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Bukan hanya di Kota Yogyakarta saja, tetapi lintasan balap sepeda ini akan melewati Kabupaten Bantul dan Gunungkidul.
Peserta mulai bersepeda dari stadion Mandala Krida. Kemudian berjalan city tour melintasi kota Yogyakarta, melalui Mandala Krida - Gayam- Fly Over Lempuyangan- Galeria- Tugu-Mangkubumi- Kleringan- Malioboro- Altar- Alkid- Jokteng Kulon dan Jalan Bantul.
Bagi pesepeda profesional, pencatatan timer dan speed dilakukan di Jalan Bantul. Tepatnya di dekat pasar satwa dan Tanaman hias Yogyakarta (Pasty).
Pesepeda untuk kategori Gran Fondo (120K) nantinya akan melintasi Jalan Bantul - Masjid Agung Bantul ke kanan- LP Pajangan - Lapangan Pandak - Jl Srandakan - Pantai Baru - Kretek- Terminal Parangtritis - Panggang- Kopi Panggang - Siluk - Imogiri - Jln Segoroyoso - Kidsfun- Jln Wonosari kekiri - Ketandan- Gedongkuning- SGM- Balaikota- kemudian finish di Mandala Krida.
Jika peserta Gran Fondo dari Pandak Kabupaten Bantul melanjutkan lurus ke selatan, maka bagi bagi peserta Medio Fondo (60K) rutenya akan berbeda, yakni dari Pandak ke kiri- Palbapang- Bantulan- Imogiri - Jln Segoroyoso - Kidsfun jalan Wonosari kiri - Ketandan - Gedongkuning - SGM- Balaikota- kemudian kembali ke stadion Mandala Krida. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kakek-65-tahun-taklukan-jalur-pruride-120-km-4-jam-12-menit.jpg)