Sinopsis Film ‘Dark Waters’, Perjuangan Petani dan Pengacara Melawan Perusahaan Kimia

Jika saja Wilbur Tennant (diperankan Bill Camp) tak menginjakkan kaki di kantor firma hukum Rob Billot (Mark Ruffalo), mungkin perusahaan kimia DuPon

Tayang:
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Iwan Al Khasni
imdb.com
Film ‘Dark Waters’, Perjuangan Petani dan Pengacara Melawan Perusahaan Kimia Raksasa 

TRIBUNJOGJA.COM - Jika saja Wilbur Tennant (diperankan Bill Camp) tak menginjakkan kaki di kantor firma hukum Rob Billot (Mark Ruffalo), mungkin perusahaan kimia DuPont masih menyembunyikan tentang bahaya C8 hingga kini.

Berkat aduan Tennant itu, karir Billot yang sebelumnya menjadi pengacara perusahaan berubah drastis menjadi pengacara lingkungan yang menantang perusahaan kimia terbesar itu.

Awalnya, Billot tak ingin bersinggungan dengan Tennant. Sebab, ia merasa aduan Tennant bukan ranah dirinya.

Film ‘Dark Waters’, Perjuangan Petani dan Pengacara Melawan Perusahaan Kimia Raksasa
Film ‘Dark Waters’, Perjuangan Petani dan Pengacara Melawan Perusahaan Kimia Raksasa (imdb.com)

Tennant mengatakan pada Billot bahwa sejumlah sapinya mati karena meminum air di sungai dekat rumahnya. Itu tidak pernah terjadi selama puluhan tahun Tennant menjadi peternak.

Mendengar hal itu, Billot berjanji akan memberikan sejumlah nama pengacara handal untuk membantu petani dari Virginia Barat itu.

Namun, Tennant bersikukuh bahwa Billot yang bisa membantunya. Hal ini dikarenakan sejumlah pengacara lokal di daerah tersebut tak bisa berkutik ketika berhadapan dengan DuPont.

Simpelnya, DuPont seperti gurita besar yang mencengkram Virginia Barat.

Meski tak ingin, namun Billot tetap meluangkan waktu menemui Tennant di peternakannya.

Selama di situ, ia diperlihatkan sejumlah fakta bahwa sapi yang mati bukan satu melainkan 190-an. Anehnya, kematian sapi tidak wajar.

Ada yang mati dengan gigi keropos, jantung dan lidah bengkak, mata cekung dan masih banyak lagi.

Bahkan, sapi juga kerap menyerang manusia dan berperilaku tidak wajar. Ia turut melihat kuburan sapi yang berupa gundukan tertanam di ladang Tennant.

Film ‘Dark Waters’, Perjuangan Petani dan Pengacara Melawan Perusahaan Kimia Raksasa
Film ‘Dark Waters’, Perjuangan Petani dan Pengacara Melawan Perusahaan Kimia Raksasa (imdb.com)

Melihat keganjilan itu, Rob mulai mengulik lebih dalam tentang DuPont.

Kebetulan, firma hukumnya kenal dengan petinggi DuPont, Phil Donnelly (Victor Garber). Di awal, Donnelly siap untuk membantu Rob mengatasi permasalahan Tennant.

Misteri pun tersibak. Ribuan dokumen yang dikumpulkan Rob mengerucut pada satu jawaban, yakni adanya bahan kimia berbahaya yang digunakan DuPont dan dibuang sembarangan di Virginia Barat, salah satunya persis di sebelah peternakan Tennant.

Tak heran, ratusan sapi yang dimilikinya mati tidak wajar. Dari situ mulai ada titik terang, bagaimana cara DuPont membuang zat kimia berbahaya tersebut.

Selain itu, juga mulai terkuak bagaimana para pekerja perempuan di DuPont diberhentikan sepihak karena diduga sudah terpapar zat berbahaya C8.

Film ‘Dark Waters’, Perjuangan Petani dan Pengacara Melawan Perusahaan Kimia Raksasa
Film ‘Dark Waters’, Perjuangan Petani dan Pengacara Melawan Perusahaan Kimia Raksasa (imdb.com)

Billot menemukan fakta bahwa sebagian besar karyawan perempuan yang hamil harus dipulangkan karena terindikasi terkena paparan C8.

Bagi bayi baru lahir, bisa saja paparan zat kimia C8 itu membuatnya terlahir cacat hanya memiliki satu hidung ataupun satu mata.

Meski pintar menutupi, DuPont sempat kewalahan juga menghadapi Billot.

Dengan teliti, Billot membaca satu-satu dokumen DuPont, dari tahun 1960 dan ia mulai memetakan bagaimana limbah berbahaya itu tidak dimusnahkan, melainkan ditanam atau dibuang ke sungai yang ada.

Film berjudul ‘Dark Waters’ itu memang berdasarkan kisah nyata. Perusahaan DuPont memang eksis begitupula dengan kisah-kisah yang tertuang di dalamnya.

Disutradarai Todd Haynes, cikal bakal ‘Dark Waters’ justru berasal dari artikel New York Times berjudul ‘The Lawyer Who Become DuPont’s Worst Nightmare’.

Film ‘Dark Waters’, Perjuangan Petani dan Pengacara Melawan Perusahaan Kimia Raksasa
Film ‘Dark Waters’, Perjuangan Petani dan Pengacara Melawan Perusahaan Kimia Raksasa (imdb.com)

Dari artikel yang tayang tahun 2016 tersebut, penulis naskah Mario Correa, Matthew Michael dan Carnahan mulai menggodoknya hingga menjadi skrip yang handal.

Bisa dibilang, mereka berhasil menyajikan kisah Billot mengungkap pencemaran yang dilakukan DuPont dalam rentang waktu 125 menit saja.

Padahal, dalam kisah nyata, pencemaran lingkungan itu sudah terjadi sejak enam dekade lalu. Ketiganya mampu menampikan kisah 60 tahun lengkap dengan konflik antar karakter tanpa kehilangan esensi.

Penonton diajak untuk menyelami masa lalu Virginia Barat hingga tahun 1950-an melalui kisah Billot yang mulai menangani masalah itu sejak 1998. Tak hanya itu, di sini penonton diperlihatkan pertarungan David dan Goliath.

Film ‘Dark Waters’, Perjuangan Petani dan Pengacara Melawan Perusahaan Kimia Raksasa
Film ‘Dark Waters’, Perjuangan Petani dan Pengacara Melawan Perusahaan Kimia Raksasa (imdb.com)

Dimana perusahaan kimia DuPont adalah sang raksasa yang gemar menindas masyarakatnya.

Mereka tamak dan menggadaikan hajat hidup manusia demi ratusan juta Dollar yang bisa mereka raup dari usaha penjualan teflon.

Sejumlah cara ditempuh DuPont agar masyarakat anteng. Mereka memahami, jika masyarakat dengan perut kenyang tak akan menuntut banyak.

Padahal bisa saja nyawa mereka meregang sewaktu-waktu akibat adanya pencemaran lingkungan yang tidak disadari.

Film ‘Dark Waters’ memiliki banyak tokoh yang akan menyampaikan penuturan mereka terkait kasus DuPont. Maka, penonton harus teliti dan mengikuti alur penceritaan betul-betul agar bisa nyambung.

( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved