Deretan Wisata Jogja di Malam Hari, Sejuk dan Mudah Dijangkau
Siang hari yang panas ini memang membuat gerak terbatas. Terkadang kita juga malas kemana-mana karena terik matahari yang begitu kuat.
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Siang hari yang panas ini memang membuat gerak terbatas. Terkadang, kita juga malas kemana-mana karena terik matahari yang begitu kuat.
Namun jangan khawatir, jika ingin melepas penat di malam hari, ada sejumlah tempat yang bisa Anda kunjungi.
Kali ini, Tribunjogja.com merangkum wisata Yogya malam hari yang relatif cukup dekat dan bisa Anda kunjungi sewaktu-waktu. Berikut daftarnya:
1. Sepanjang Jalan Malioboro
Jantung Yogyakarta yang tak bisa terlewatkan ketika berkunjung ke Yogyakarta. Malioboro yang kini menjadi semi pedestrian yang memberikan kenyamanan bagi pengunjung untuk berbelanja maupun mengabadikan momen di sisi jalan.
Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Yogyakarta tanpa pergi ke Malioboro.
Di sini Anda juga dapat menikmati berbagai macam kuliner yang hanya dapat dijumpai di malam hari.
2. Titik Nol Kilometer
Kawasan Nol Kilometer, merupakan kawasan yang dikelilingi bangunan Belanda seperti Bank Indonesia, Bank BNI dan Monumen Serangan Umum 1 Maret. Saat malam hari bangunan-bangunan sinari lampu-lampu yang sayup. Sehingga memunculkan kesan romantisnya sudut kota Yogyakarta.
3. Alun-alun Lor
Merupakan halaman depan Keraton Yogyakarta. Berkunjung ke lokasi tersebut di malam hari menambah kesan suasana Jogja yang sesungguhnya.
Pengunjung atau wisatawan dapat menikmati kuliner seperti cafe bernuansa outdoor di sisi timur Keraton.
4. Alun-alun Kidul (Alkid)
Gemerlapnya lampu hias di sepeda dan odong-odong menjadi lokasi hitz di Jogja. Tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke alun-alun kidul (alkid). Disinilah tempat menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman.
Setelah berkeliling dengan sepeda atau odong-odong dengan musik, pengunjung dapat menyantap mie instan atau ronde yang ada di pinggiran trotoar. Sehingga dapat menambah kesan dan malam di Kota Yogyakarta.
5. Taman Pelangi Monjali
Bagi Anda yang suka dengan suasana lampu yang menghiasi gelapnys malam, maka Taman Pelangi menjadi tempat wisata yang wajib dikunjungi.
Taman Pelangi ini terletak di Jalan Padjajaran, dan berada di lokasi Museum Monumen Yogya Kembali Yogyakarta.
Di tempat tersebut Anda akan disugguhkan dengan warna-warni lampu lampion. Sehingga terkesan seperti melihat pelangi.
Tempat wisata lampion ini buka setiap hari dari pukul 17.00-23.00 WIB setiap Jum'at, Sabtu dan Minggu. Sedangkan Senin-Kamis pukul 15.30-22.00 WIB.
6. Tugu Pal Putih
Tugu Pal Putih atau Tugu Golong Giling ini tak asing di telinga. Sejarah tugu yang dibangun pada tahun 1755 oeh Sri Sultan Hamengku Buwono I ini menjadi simbolis dan menandakan garis batas antara gunung merapi, Keraton Yogyakarta dan Pantai Selatan.
Ikon Yogyakarta ini konon katanya jika pengunjung dapat mengabadikan momen di Tugu tersebut maka mereka yang berfoto dapat kembali lagi ke Yogya.
Lokasi yang tak jauh dari wisata kuliner ini dipenuhi pengunjung ketika menjeang malam. Biasanya pengunjung mengabadikan momen di tengah Tugu sembari menunggu jalanan terlihat sepi. Agar mendapatkan latar belakang Tugu yang berlatar belakang lampu dan bangunan bersejarah.
Kawasan Tugu akan mulai diramaikan pengunjung ketika menjelang pukul 19.00 hingga larut malam.
7. Tebing Breksi
Lokasi ini awalnya adalah lokasi tambang. Biasanya hanya ahli geologi yang berkunjung ke daerah tersebut. Namun, sejak tahun 2014, kegiatan penambangan di tempat ini ditutup oleh pemerintah.
Penutupan ini berdasarkan hasil kajian yang menyatakan bahwa batuan yang ada di lokasi penambangan ini merupakan batuan yang berasal dari aktivitas vulkanis Gunung Api Purba Nglanggeran.
Sekitar 2015, Tebing Breksi ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai tempat wisata baru di Jogja.
Objek ini kini menjadi jujukan wisatawan khususnya bagi orang-orang yang suka dengan petualangan. Jika anda berkunjung kesini cukup dikenakan tarif parkir saja.
Jam buka setiap harinya pukul 06.00-21.00 WIB. Pengunjung akan disajikan pemandangan wilayah Yogyakarta dan sekitaranya. Tak hanya di merapi, pengunjung dapat mencoba untuk sewa jeep kecil untuk berkeliling disekitar tebing.
8. Pintu Langit Dharomo
Masih berada di kawasan hutan pinus, Pintu Langit Dharomo ini juga menjadi salah satu obyek wisata yang banyak menarik perhatian wisatawan.
Pengunjung dapat mengabadikan momen di Pintu dan Piano yang berlatar belakang langit. Oleh karena itu, objek wisata ini diberi beri nama 'Pintu Langit Dharmo'.
Anda dapat menikmati sore disini, sembari mengabadikan momen bersama sang senja. Untuk jam buka lokasi ini Senin, Kamis dan Jumat pukul 08.00-23.00 WIB. Sedangkan Selasa dan Rabu 08.00-22.00 WIB. Lalu untuk akhir pekan buka dari jam 07.00-24.00 WIB.
9. Watu Mabur Lemahbang Rock Cliff
Akhir-akhir ini Watur Mabur menjadi perbincangan para warganet. Keindahan tebing tempat wisata ini tak kalah menariknya dengan lokasi lainnya yang berada di sekitar Dlingo.
Lokasi yang cukup dekat dengan Bukit Penguk ini memiliki spot-spot foto untuk para pemburu keindahan feed instagramable. Beberapa spot yang menjadi populer di instagram seperti spot jalan yang berada di atas bukit. Sehingga seolah olah Anda berada disebuah jalan yang tak berujung diatas awan.
Nama Watu Mabur ini bermula dari letak lokasinya yang berada diatas bukit dan terkadang ditemukan kabut yang melintaas dari bawah tebing. Dengan begitu, pengunjung seolah olah berdiri diatas awan dan terbang dari ketinggian.
Di sini pengunjung dapat juga menikmati sunrise jika cuacanya bersahabat. Bagi Anda yang gemar berkemah, cobalah untuk membawa tenda saat mengunjungi Watu Mabur dan menikmati sunrise. Untuk berkemah di wilayah ini Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 10000.
Watu Mabur ini terletak di Lemahbang RT28, Lembah Bang, Mangunan, Dlingo, Bantul. Anda dapat mengunjungi lokasi ini dalam 24 jam.
10. Jurang Tembelan
Lokasi Jurang Tembelan dekat dengan Gardu Pandang Mangunan. Biasanya wisatawan datang untuk mengabadikan momen saat matahari terbit. Hampir akhir pekan lokasi ini dipenuhi oleh muda mudi yang ingin memburu foto dan menikmati pemandangan dari atas perahu yang menjadi spot swafoto.
Bagi Anda yang menuju ke lokasi itu, jangan lupa membawa kendaraan yang prima agar tak tersendat di tengah jalan.
Walaupun tempat terlihat kecil, namun lokasi ini memiliki 4 spot foto. Jika Anda ingin menikmati suasana sore, bolehlahenciba berkunjung ke lokasi ini.
Sebab, lokasi ini buka 24 jam. Apabila Anda ingin melihat keindahan sunrise pun bisa, asal Anda berangkat sebelum subuh. Kurang lebih jam 03.00 WIB karena mengingat cuaca yang dingin dan perjalanan yang jauh.
11. Bukit Bintang
Jika tak ingin menikmati sunset ke daerah pantai, Bukit bintang dapat menjadi obsi yang tepat untuk menikmati sunsetsembari ditemani secangkir kopi.
Nama yang tak asing lagi didengar, lokasi ini selalu menjadi pavorit untuk beristirahat sejenak ketika hendak turun atau naik ke pantai.
Disini pengunjung dapat menikmati senja dengan latar belakang kota. Jika matahari mulai tertidur, pengunjung dapat menikmati indahnya lampu kota.
12. Spot Riyadi
Tak kalah dari tempat-tempat wisatalainnya. Sebab tempat ini dapat dijadikan lokasi untuk menikmati sunset ataupun kembang api saat acara tahun baru.
Spot Riyadi yang beada di Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Untuk menuju kelokasi tersebut memakan waktu kurang lebih 45 menit dari pusat kota.
Panorama kota yang memanjakan mata, terlihat seperti bintang-bintang kecil yang berada di bawah. Jika pengunjung beruntung, biasanya disini tampak keindahan Gunung Merapi yang begitu mempesona.
Jam buka mulai pukul 05.00-23.00 WIB. Pengunjung tidak dikenakan biaya masuk, namun tetap harus membayar biaya parkir sekitar Rp 2000/kendaraan bermotor dan Rp 5000/kendaraan.
( Tribunjogja.com | Bunga Kartikasari )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jurang-tembelan-dekat-dengan-gardu-pandang-mangunan.jpg)