Yogyakarta

Setelah Panggil PT AMI, ORI Kemungkinan Panggil Dishub hingga Sopir Trans Jogja

Ombudsman RI Perwakilan DIY memanggil pengelola Trans Jogja, PT Anindya Mitra Internasional (AMI), Selasa (3/12/2019) kemarin.

Setelah Panggil PT AMI, ORI Kemungkinan Panggil Dishub hingga Sopir Trans Jogja
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Ketua ORI DIY, Budhi Masturi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ombudsman RI Perwakilan DIY memanggil pengelola Trans Jogja, PT Anindya Mitra Internasional (AMI), Selasa (3/12/2019) kemarin.

Pemanggilan tersebut berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sopir Trans Jogja dengan seorang pengendara sepeda motor beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut, ORI Pwk DIY meminta klarifikasi terkait manajemen Transjogja selama.

Ada beberapa temuan menarik, satu di antara yang menonjol adalah head time (jarak antarbus) yang diterapkan.

ORI Perwakilan Yogyakarta Sebut Manajemen Trans Jogja Sumbang Penyebab Perilaku Sopir

Menurut ORI Pwk DIY hal itu menyumbang perilaku sopir, yang kemudian terburu-buru dalam menyetir.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan DIY, Budhi Masturi mengatakan saat ini pihaknya tengah menyusun hasil dari klarifikasi PT AMI.

Menurut dia ada kemungkinan ORI Pwk DIY akan memanggil pihak lain untuk melengkapi keterangan PT AMI.

"Saat ini kita sedang menyusun hasil kemarin. Apakah perlu memanggil pihak lain atau tidak. Ya harapannya secepatnya bisa selesai," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Rabu (4/12/2019).

Kemungkinan ORI akan memanggil Dinas Perhubungan DIY.

Benarkah Polusi Udara Merusak Mata?

Hal itu terkait dengan headtime yang sebelumnya ditetapkan.

"Sopir kan tidak ada target setoran, tetapi ada target head time. Mungkin akan kita panggil Dishub DIY, seberapa peran dan kewenangan Dishub untuk menentukan headtime ini," lanjutnya.

Ia menambahkan selain Dinas Perhubungan DIY, pihak lain yang mungkin dipanggil adalah sopir Trans Jogja.

"Kemungkinan juga kita akan minta testimoni dari driver. Tetapi sementara kita masih proses penyusunan hasil. Ini masalah yang urgen, masyarakat juga pasti ingin tahu," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved