Pria Bawa Pedang Ditangkap

Kronologi Penangkapan Oknum Pembawa Senjata Tajam di Ngaglik Sleman

Pada Selasa (3/12/2019) malam, Jajaran kepolisian Polsek Ngaglik dibantu warga berhasil mengamankan dua oknum pembawa senjata tajam di Ngaglik, Sleman

Kronologi Penangkapan Oknum Pembawa Senjata Tajam di Ngaglik Sleman
Tribun Jogja/Andreas Desca
Polsek Ngaglik, Sleman mengamankan seorang pria yang kedapatan membawa senjata tajam. Insert: Barang bukti pedang yang disita polisi 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pada Selasa (3/12/2019) malam, Jajaran kepolisian Polsek Ngaglik dibantu warga berhasil mengamankan dua oknum pembawa senjata tajam di Ngaglik, Sleman.

Menurut penuturan dari Kanitreskrim Polsek Ngaglik, Iptu Budi Karyanto, Rabu (4/12/2019) awal mula penangkapan kedua oknum ini ketika ada seorang pengguna jalan yang dipepet pelaku di kawasan Ngaglik Sleman.

"Kedua oknum Pembawa senjata ini awalnya ingin membeli rokok di sebuah toko. Pada saat tersebut mereka sudah membawa pedang, namun masih di simpan dalam sarung pedangnya," katanya.

Status Oknum Pembawa Senjata Tajam di Ngaglik Sleman Jadi Tersangka

Beberapa saat sebelum sampai ke toko tujuannya, lanjut Iptu Budi, mereka mendapati segerombolan orang yang melintas dan diikuti.

Menurut keterangan tersangka NP, alasannya membuntuti karena ingin memastikan rombongan tersebut adalah pelaku klitih atau bukan.

"Mereka lalu membuntutinya, namun rombongan tersebut diketahui tidak membawa senjata tajam jadi rombongan tersebut bukan pelaku klitih. Akhirnya niatnya diurungkan," jelas iptu Budi.

Akan tetapi, lanjut Iptu Budi, mereka akhirnya membuntuti kembali.

"Pada posisi ini mereka sudah mengeluarkan pedangnya dan siap digunakan," katanya.

Setelah pelaku memepet rombongan tersebut, korban pun berteriak kalau ada begal.

Halaman
12
Penulis: Andreas Desca
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved