Eko Suwanto Tegaskan Tujuan Danais & Dana Kelurahan Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

Dari sisi angka, lanjut politisi PDI Perjuangan, itu Dana Keistimewaan memang cukup besar mencapai Rp 1,32 triliun pada 2020 nanti.

Eko Suwanto Tegaskan Tujuan Danais & Dana Kelurahan Wujudkan Kesejahteraan Rakyat
Istimewa
Ketua Komisi A DPRD DIY dalam Sosialisasi Perdais dan Konsolidasi Danais dan Dana Kelurahan, di Yogyakarta, Selasa (3/12/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Pengalokasian Danais (Dana Keistimewaan) selama tujuh tahun ini dinilai belum sepenuhnya memenuhi tujuan pengaturan Keistimewaan DIY sebagaimana termaktub dalam Pasal 5 UU Nomor 13/2012 tentang Keistimewaan DIY. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan.

"Karena itu DPRD melalui Komisi A mendorong Danais untuk mencapai tujuan pengaturan Keistimewaan, salah satunya mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujar Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Peejuangan, Eko Suwanto, di sela Sosialisasi Perdais dan Konsolidasi Danais dan Dana Kelurahan, di Yogyakarta, Selasa (3/12/2019).

Dari sisi angka, lanjut politisi PDI Perjuangan, itu Dana Keistimewaan memang cukup besar mencapai Rp 1,32 triliun pada 2020 nanti.

Tapi dari agregat APBD gabungan antara tingkat I dan II yang mencapai Rp 16 triliun, angka Danais itu perlu dimaksimalkan penggunaannya untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami harapkan, pengalokasian Danais di masa datang lebih padat tenaga kerja. Harus melibatkan pastisipasi masyarakat semaksimal mungkin sehingga nilai lebih Danais bisa lebih dinikmati masyarakat. Danais juga dana kelurahan harus didesain untuk ciptakan lapangan kerja dan tingkatkan pendapatan masyarakat", tegas Eko.

Dari tahun ke tahun besaran Danais memang terus meningkat hingga Rp 1,32 triliun untuk 2020 besok.

Secara keseluruhan progresnya membaik. Begitu pula serapannya juga makin sempurna.

Jika serapan di tahun-tahun awal hanya 23,58 persen, pada 2018 kemarin realisasi Danais mencapai 96,28 persen dengan capaian kinerja 97,61 persen.

"Angka-angka itu menunjukkan adanya kemajuan dari sisi penyerapan anggaran. Tapi ke depan, masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Terutama menyangkut tata pemerintahan dan tatanan sosial yang menjamin bhinneka tunggal ika. Sesuai Pasal 5 UU 13/12 harus ada alokasi Danais untuk wujudkan Bhinneka Tunggal Ika di DIY agar tidak terulang kembali berbagai peristiwa intoleransi," tutur Eko Suwanto yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta

Harus diakui, ujar Eko lebih jauh, hingga saat ini masih terlihat praktik intoleransi di DIY.

Halaman
12
Editor: ribut raharjo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved