Yogyakarta

Bea Cukai Yogyakarta Musnahkan 293 Barang Impor yang Tak Memenuhi Syarat

Barang-barang ini sebagian besar masuk ke wilayah Indonesia melalui kiriman pos dan barang bawaan penumpang melalui bandara.

Bea Cukai Yogyakarta Musnahkan 293 Barang Impor yang Tak Memenuhi Syarat
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Petugas Bea dan Cukai beserta PT Pos Indonesia melaksanakan pemusnahan barang yang menjadi milik negara hasil penindakan di Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (3/12/2019). Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan sebanyak 293 jenis barang dimusnahkan diantaranya 6420 batang rokok, 1349 botol cairan rokok elektrik serta kosmetik, obat-obatan, onderdil kendaraan, kamera, dengan perkiraan nilai barang Rp 150.225.000. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Yogyakarta musnahkan barang yang menjadi milik negara (BMN) Selasa (3/12/2019).

Adapun yang dimusnahkan adalah barang yang masuk ke dalam kategori barang larangan dan pembatasan (lartas), dikirim dari luar negeri tanpa disertai dokumen yang lengkap dan tidak diselesaikan oleh pemilik barang.

Kepala KPPBC Yogyakarta, Sucipto menjelaskan barang-barang ini sebagian besar masuk ke wilayah Indonesia melalui kiriman pos dan barang bawaan penumpang melalui bandara.

Ia menjabarkan, ada sekitar 293 item barang yang dimusnahkan dan telah dinyatakan sebagai barang milik negara sejak Agustus 2019.

Impor dari China Anjlok, Neraca Perdagangan Indonesia Langsung Surplus

Barang itu seperti 6.420 batang rokok, 1.349 botol liquid vape serta barang lainya seperti kosmetik, suplemen, obat-obatan, sex toys, kamera, handphone, mainan, spare parts bekas dan baju bekas dengan perkiraan nilai barang Rp 150,2 juta.

Sebelum berubah status menjadi barang milik negara, Bea Cukai sudah memberi kesempatan kepada pemiliknya untuk mengurus dokumen dan persyaratan lain yang harus dipenuhi.

Jika sudah 90 hari tidak diurus dan tidak dilengkapi dokumen yang sah, maka barang tersebut menjadi barang milik negara.

Namun terkadang ada pula kasus di mana barang tersebut telah memenuhi syarat, tapi tidak diambil oleh pemiliknya.

Kronologi Bea Cukai Ngurah Rai Amankan Kiriman Paket Berisi Senjata Api, Dikirim dari Shanghai China

"Kalau barang sudah milik negara peruntukannya bisa kita lelang atau bisa kita musnahkan. Barang-barang yang datang kebanyakan dari Cina, tapi dari Malaysia juga ada. Penerimanya berasal dari DIY dan sekitarnya," ungkapnya.

Barang-barang dimusnahkan dengan cara dihancurkan dan dibakar dengan tujuan menghilangkan fungsi dan sifat awal barang sehingga tidak bisa digunakan.

Halaman
12
Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved