Sidang Pemakzulan Presiden AS, Trump Tak Bakal Hadir

Pemakzulan ini merupakan buntut telepon Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang diminta menyelidiki seterunya capres Joe Biden.

Sidang Pemakzulan Presiden AS, Trump Tak Bakal Hadir
IST/PBS/GettyImages
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Skandal keduanya membuat trump terancam dimakzulkan oleh DPR AS. 

TRIBUNJOGJA.COM - Gedung Putih menyatakan Presiden Donald Trump dan pengacaranya tidak akan hadir dalam sidang pemakzulan dirinya pada 4 Desember 2019.

Konsultan hukum Pat Cipollone, mengatakan, sang presiden tidak akan diperlakukan "adil" dalam sidang yang digagas DPR AS tersebut.

Cipollone menyatakan, Gedung Putih tak bisa memastikan apakah Trump bisa hadir dalam sidang kedua pemakzulan dirinya.

Bagaimana Pernyataan Lengkapnya? Dalam surat yang dipublikasikan Politico via BBC, Minggu (1/12/2019), Cipollone menuduh Komite Kehakiman DPR AS tidak adil dan kurang bukti dalam penyelidikannya.

Cipollone menuturkan, undangan Trump untuk hadir dalam sidang 4 Desember tidak akan memberikan cukup waktu bagi Gedung Putih memberi pembelaan.
Dia berargumen undangan itu tak menyertakan informasi mengenai saksi yang semuanya akademisi.

Cipollone juga menjelaskan, komite yang dikuasai oposisi Demokrat telah memanggil tiga saksi. Namun hanya memperbolehkan Republik menghadirkan satu.

Dia menyanggah ucapan Ketua Komite Kehakiman Jerrold Nadler bahwa persidangan sudah sesuai dengan sejarah pemakzulan.

Cipollone menegaskan jika ingin Trump hadir, Nadler harus menjamin hak presiden, dan penyelidikan berlangsung adil.

Kasus Telepon Politik

Sidang pada Rabu (4/12/2019) adalah fase terbaru dalam upaya memakzulkan Trump.

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved