Yogyakarta

Kak Seto : Anak Terlibat Kejahatan Butuh Perhatian dan Ingin Diakui

Seto Mulyadi mengatakan anak yang berbuat tindak kriminal merupakan anak yang tidak mendapat tempat untuk menyalurkan kreativitas.

Kak Seto : Anak Terlibat Kejahatan Butuh Perhatian dan Ingin Diakui
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Mantan Ketua Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi mengatakan anak yang berbuat tindak kriminal merupakan anak yang tidak mendapat tempat untuk menyalurkan kreativitas.

"Intinya anak, remaja itu kurang mendapat tempat. Mereka punya prestasi, tetapi bisa saja non akademik, tetapi kurang mendapat apresiasi," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Senin (2/12/2019).

Selain minimnya tempat untuk menyalurkan kreativitas, anak juga kurang mendapat perhatian dan frustasi.

4 Bahan atau Obat Alami untuk Mengobati Sakit Gigi pada Anak

Sehingga mereka mengambil jalan pintas dengan melakukan tindak kejahatan.

"Bisa mereka frustasi di keluarga, bisa di sekolah. Suasana belajar yang tidak menyenangkan, juga bisa membuat anak tertekan. Karena tidak mendapat tempat, maka terjadi ledakan emosional. Akhirnya mereka ambil jalan pintas dengan melakukan tindak kejahatan," ujar sosok yang akrab disapa Kak Seto.

Tindak kejahatan, tambahnya merupakan langkah yang ditempuh anak untuk mendapat perhatian.

UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja

Perhatian dari sekolah, keluarga, atau masyarakat.

Menurut dia, anak-anak membutuhkan pengakuan.

"Semua pihak memiliki peran yang penting. Kita semua harus berikan perhatian. Tidak semua anak memiliki kemampuan akademik, ada juga yang punya hobi atau prestasi non akademik. Intinya mereka ingin pengakuan," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved