Yogyakartaa

Evaluasi dan Seleksi Tenaga Honorer untuk Tempatkan Pegawai Sesuai Kompetensi

PTT menjadi satu dari beberapa upaya untuk mengurangi beban APBD yang dibutuhkan untuk membayar pegawai non PNS.

Evaluasi dan Seleksi Tenaga Honorer untuk Tempatkan Pegawai Sesuai Kompetensi
Ist
Logo Pemda DIY 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Asisten Pemerintah dan Umum Setda DIY, Tavip Agus Rayanto menyebutkan evaluasi dan seleksi untuk pengisian tenaga bantu atau PTT ini adalah untuk menempatkan orang sesuai kompetensinya.

Selain itu, juga menjadi satu dari beberapa upaya untuk mengurangi beban APBD yang dibutuhkan untuk membayar pegawai non PNS.

"Hal ini memang untuk menempatkan pegawai non PNS sesuai kompetensinya dan memang diakui ada beban APBD untuk belanja besar ini besar karena dulu masing-masing OPD bisa mengangkat tenaga honorer. Sekarang jadi satu pintu, " ujar Tavip kepada Tribunjogja.com.

Bantu Raih WTP, GTT dan PTT Non K-2 Terima Dana Kesejahteraan 

Dia menjelaskan, dengan banyaknya pegawai non PNS ini ada kecenderungan membuat PNS menjadi semacam Event Organizer (EO).

Artinya, PNS justru tidak bekerja sesuai fungsinya karena seluruh tugas dan tanggung jawab diberikan pada tenaga non PNS.

"Kami melihat ada kecenderungan semacam itu. PNS jadi jagakke karena seluruh tugas dicover outsourching. Mereka menurut saja mungkin khawatir kalau tidak diperpanjang," jelasnya.

Untuk jenis pegawai non pemerintah ini pun jenisnya berbeda-beda ada tenaga bantu sebanyak 642 orang yang memakai SK Sekda.

Kemudian, tenaga honorer yang diangkat masing-masing OPD.

Dongkrak Semangat Pendidik, Pemkab Bantul Pastikan 2019 Ini Intensif GTT/PTT Naik

"Misalnya DPUESDM punya Jaga gejlik, Dinas Perhubungan ada Jaga Marga, Dinas Kebudayaan punya pendamping desa budaya. Guru ada intensif GTT/PTT, petugas SAR atau rescue, badan layanan umum daerah ousourching. Jumlahnya ada sekitar 6.886 orang. Kami berpikir membebani kinerja dan tidak terukur," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Agung Ismiyanto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved