Gunungkidul

Ketersediaan Air untuk Pertanian Masih Menjadi Masalah Petani di Gunungkidul

Seperti yang dialami oleh Samiyem warga Desa Giring, Kecamatan Paliyan, mengatakan padi sempat tumbuh karena hujan beberapa kali namun, hujan tidak ku

Ketersediaan Air untuk Pertanian Masih Menjadi Masalah Petani di Gunungkidul
Pengelola agrowisata pampang
Agrowisata Pampang 

Laporan Repirter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Petani di Desa Giring, Kecamatan Paliyan harus menelan pil pahit pada musim tanam kali ini karena hujan tak kunjung turun sedangkan para petani sudah melakukan tebar benih (awu-awu), yang mengakibatkan tanaman padi menjadi mengering.

Seperti yang dialami oleh Samiyem warga Desa Giring, Kecamatan Paliyan, mengatakan padi sempat tumbuh karena hujan beberapa kali namun, hujan tidak kunjung turun kembali yang mengakibatkan tanaman padi dan jagung mengering.

"Kerugian yang dialami kira-kira ya sekitar Rp 800 ribu, itu dari benih dan tenaga. Kemarin sempat tumbuh tetapi justru hujan berhanti turun," katanya, Jumat (29/11/2019).

Pelajar SMP Asal Gunungkidul Tak Pulang ke Rumah Usai Nonton Konser Didi Kempot

Akibatnya ia harus memulai kembali penanaman benih jagung maupun padi di ladangnya dengan harapan taburan benih kedua kalinya ini bisa tumbuh dengan maksimal.

"November itu biasanya sudah hujan dan tanaman bisa tumbuh subur sekarang malah kering, harapannya hujan segera turun," imbuhnya.

Di lain pihak ketua Karangtaruna Desa Pampang, Paliyan sekaligus pengelola Agrowisata buah semangka, Pampang, Rohmat Asnawi mengatakan walaupun musim kemarau para petani buah semangka dapat panen dan untung.

"Saat kemarau kemarin bisa panen dan para petani untung walaupun jika dihitung untung para petani masih sangat kecil," ujarnya.

Pilkada 2020 : 4 Orang Berminat Maju Calon Bupati Gunungkidul Melalui Jalur Independen

Ia menyampaikan dalam pengelolaan agrowisata pampang juga mengalami berbagai kendala satu diantaranya adalah kendala susahnya mendapatkan air saat musim kemarau di Gunungkidul.

"Kami sempat kesulitan mendapatkan air karena di daerah kami belum ada jalur irigasi," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved