Kota Yogyakarta

UPT Cor Logam Terkendala Kurang SDM

Dia mengatakan, dengan keberadaan SDM yang cukup dan kompeten, pekerjaan yang dilakukan akan bisa rampung dengan waktu yang cepat.

UPT Cor Logam Terkendala Kurang SDM
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Cor Logam Yogyakarta mengaku masih terkendala dari sisi produksi akibat kurangnya sumber daya manusia (SDM), sehingga jika ada pekerjaan yang membutuhkan produksi cukup banyak, UPT tersebut masih kurang dari sisi SDM untuk menggenjot produksi.

"Sistem kita kan saat ini Job Shop jadi kalau ditanya berapa pegawainya agak repot karena kita tidak buat rutin. Tapi karena kita punya mesin kadang ada tawaran yang menggiurkan ya kita terima, jadi kadang terkendala dari sisi itu," kata Kepala UPT Cor Logam Yogyakarta, Nafiul Minan Kamis (28/11/2019).

Dia mengatakan, dengan keberadaan SDM yang cukup dan kompeten, pekerjaan yang dilakukan akan bisa rampung dengan waktu yang cepat.

Selain itu, pihaknya juga masih terkendala dari sisi penguasaan pekerjaan.

Pasalnya saat ini UPT tersebut mempekerjakan para murid SMK sehingga ditakutkan akan bisa keluar kapan saja.

UPT Logam Disperindag Kota Yogya Produksi 400 Wheelchain Per Hari

Saat ini, pihaknya fokus memenuhi permintaan dari industri kecil menengah (IKM) yang bergerak di bidang logam untuk membuat cetakan yang biasanya digunakan untuk memproduksi berbagai peralatan masak.

“Banyak permintaan untuk membuat cetakan yang digunakan untuk keperluan moulding. Kami fokus pada hal ini. Tetapi, kami tetap mengerjakan apabila ada permintaan lain yang masuk,” tambahnya.

Sebagian besar pekerjaan yang dilakukan oleh UPT Cor Logam adalah membuat cetakan atau memproduksi berbagai peralatan memasak seperti wajan dan berbagai jenis cetakan kue pesanan industri kecil rumahan.

Sisanya adalah produk yang presisi, kerajinan dan ingot atau logam cair cetak yang siap diproses untuk kebutuhan lain.

Produk presisi yang pernah ditangani oleh UPT Cor Logam di antaranya yakni komponen atau bagian dari suku cadang yang digunakan untuk mengganti ban pada beberapa merek mobil tertentu.

Selain itu, UPT Cor Logam juga membuat blok mesin dan foot step untuk salah satu merk sepeda motor, serta door light dari salah satu perusahaan elektronik untuk kemudian diekspor ke Jepang.

“Ada saja tawaran yang masuk untuk pekerjaan-pekerjaan yang presisi. Namun, kami masih mengalami kendala pada sumber daya manusia (SDM),” katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved