Kenali Gejala Awal Stroke Pada Anak-Anak

Gejala stroke ternyata dialami bisa dialami oleh anak-anak. Oenyakit ini dapat berakibat fatal seperti kecacatan sampai kematian.Berikut gejala stroke

Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Yoseph Hary W
ctvnews.ca
ctvnews.ca, Kenali gejala awal stroke pada anak sejak dini 

Tribunjogja.com - Gejala stroke ternyata dialami bisa dialami oleh anak-anak.

Penyakit stroke pada anak dapat berakibat fatal seperti kecacatan sampai kematian.

Mengutip dari laman Better Health Channel, gejala awal stroke belum diketahui penyebab pastinya.

Namun gejala stroke pada anak hampir mirip seperti gejala stroke orang dewasa.

Mengutip dari Grid Health, gejala stroke pada anak dikategorikan menjadi dua yaitu stroke iskemik dan stroke hemoraganik.

Stroke iskemik adalah stroke yang disebabkan oleh pembuluh darah yang tersumbat.

Sedangkan stroke hemoraganik adalah stroke yang disebabkan oleh pendarahan pada otak.

Stroke pada anak cenderung bisa disembuhkan daripada orang dewasa.

Tetapi resiko stroke pada usia satu tahun merupakan penyebab utama kematian anak-anak.

ilustrasi
ilustrasi ()

Pada bayi baru lahir, gejala stroke yaitu kejang-kejang, kantuk berlebih, dan kecenderungan hanya menggunakan satu sisi tubuh.

Gejala stroke pada anak umumnya seperti orang dewasa, seperti :

- Sakit kepala parah, kemungkinan diikuti muntah-muntah.

- Gangguan pada penglihatan atau menggerakan mata.

- Lembah atau mati rasa pada salah satu sisi tubuh atau wajah.

- Pusing atau bingung tiba-tiba.

- Gangguan dalam berjalan atau kehilangan keseimbangan atau koordinasi.

- Gangguan dalam melihat.

- Gangguan dalam berbicara atau memahami kata dan kalimat.

- Rasa kantuk atau kehilangan kesadaran.

- Kejang-kejang atau kelumpuhan pada salah satu bagian tubuh.

Jika terjadi gejala stroke pada anak, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Mengutip dari laman Hello sehat, setelah stroke, beberapa anak mungkin mengalami kesulitan fisik atau mental.

Untuk itu perlu adanya terapi rehabilitasi yang penting untuk membantu anak agar cepat sembuh.

Beberapa terapi yang membantu anak yaitu :

  1. fisioterapis
  2. terapi okupasi
  3. patologis wicara-bahasa
  4. pekerja sosial
  5. neuropsikolog

(*)

( Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved