Agnez Mo Pilih Memaafkan Pemotong Video hingga Tegaskan Selalu Membela Negaranya

Melalui akun Instagram-nya, @agnezmo, dia mempertanyakan niat orang yang memotong video wawancara tersebut

Agnez Mo Pilih Memaafkan Pemotong Video hingga Tegaskan Selalu Membela Negaranya
GETTY IMAGES/AFP/EMMA McINTYRE via Kompas.com
Agnez Mo Pilih Memaafkan Pemotong Video hingga Tegaskan Selalu Membela Negaranya 

Agnez Mo Pilih Memaafkan Pemotong Video hingga Tegaskan Selalu Membela Negaranya

TRIBUNJOGJA.COM - Penyanyi Agnez Mo menjadi trending topic di media sosial sejak Selasa kemarin. 

Ihwal dirinya jadi perbincangan lantaran kontroversi ucapannya dalam wawancara dengan program BUILD Series di New York Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Agnez Mo Pilih Memaafkan Pemotong Video hingga Tegaskan Selalu Membela Negaranya
Agnez Mo Pilih Memaafkan Pemotong Video hingga Tegaskan Selalu Membela Negaranya (GETTY IMAGES/AFP/EMMA McINTYRE via Kompas.com)

Potongan video wawancara itu sontak menuai kecaman lantaran mantan penyanyi cilik ini menyebut tak punya darah asli Indonesia.

Melalui akun Instagram-nya, @agnezmo, dia mempertanyakan niat orang yang memotong video wawancara tersebut. Dia mengunggah cuplikan video pada bagian ketika dia mengatakan memasukkan unsur budaya Indonesia ke dalam musiknya.

“Saya ingin mencoba memasukkan budaya Indonesia ke karya musik saya, video musik saya. Meskipun bukan di musik, tetapi ada di video musik saya,” kata Agnez dalam wawancara itu.

Dia memberi contoh mengenakan gaun batik di video musik “As Long As I Got Paid” serta gerakan tari Jaipong di lagu “Overdose”. “Saya berharap bisa memperkenalkan budaya saya kepada dunia,” lanjut penyanyi bernama lengkap Agnes Monica Moeljoto tersebut. 

Dia melengkapi video tersebut dengan sebuah keterangan panjang dalam bahasa Inggris. “Mengapa Anda tidak mencuplik dan mengedit bagian ini?” tulis Agnez membuka pernyataannya seperti Kompas.com, Rabu (27/11/2019).

“Memalukan, orang-orang yang hanya ingin memelintir ucapan dan maksud saya,” lanjut Agnez.

“Saya hanya mengatakan hal-hal baik, bahwa meskipun minoritas, saya bisa menceritakan keberagaman yang mengagumkan tersebut yang saya pelajari dari negara saya,” papar Agnez.

Halaman
1234
Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved