Bisnis

Prodia Berkomitmen Dukung Penelitian Kedokteran

Sejak 1991, Prodia telah mensupport penelitian lebih dari 3.700 penelitian, dengan pengguna terbanyak adalah peserta PPDS.

Prodia Berkomitmen Dukung Penelitian Kedokteran
istimewa
Intan Wibawanti Masfufa (berdiri) Research Support Manager Prodia Pusat Jakarta saat memberi materi dalam seminar bertajuk “Biomarker Scientific Research: How Do I Start?” di Swiss-Belboutique Hotel Yogyakarta kepada para calon dokter spesialis belum lama ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan dunia teknologi kedokteran, Prodia memberikan support penuh terhadap penelitian yang dilakukan oleh para dokter yang tengah mengambil program spesialis (SP1) usai mengambil program dokter umum.

Salah satunya dibuktikan dengan hadirnya agenda Seminar bertajuk “Biomarker Scientific Research: How Do I Start?” di Swiss-Belboutique Hotel Yogyakarta belum lama ini.

Regional Marketing Manager Prodia Central Java Region Beppy Hamuaty menjelaskan seminar ini diikuti oleh lebih dari 40an calon dokter spesialis yang akan melakukan penelitian.

Dengan mengundang pembicara yakni Research Support Manager dari Prodia Pusat Jakarta, Intan W Masfufa.

Laboratorium Klinik Prodia Beri Diskon 20% Peringati Hari Kesehatan Nasional

Mereka terbagi dari berbagai dokter calon spesialis diantaranya Patologi Anatomi, Patologi Klinik, THT-KL, Kulit Kelamin-DV, Ilmu Penyakit Syaraf, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Jantung dan Pembuluh Darah, Obsigin dan Ginekologi, serta dokter Bedah.

"Tren riset di dunia kedokteran yang berhubungan dengan pemeriksaan laboratorium semakin diminati. Terdapat 120ribu lebih biomarker yang sebenarnya semua berpeluang untuk diperiksa yang nantinya akan membantu diagnosis dari pasien pada saat ada sakit, serta ditemukannya tren-tren baru dari biomarker yang bisa diperiksa, demikian halnya dari segi teknologinya," paparnya.

Agenda ini tentunya mendukung Prodia yang memiliki Divisi Research Support sebagai bentuk dari visi-misi Centre of Excelence, yang salah satunya dengan menjadi pioneer dibidang Clinical Laboratory Medicine.

Jelang HKN, Prodia Ajak Masyarakat Sadar Cek Kesehatan

Intan W Masfufa menyampaikan layanan riset yang dimiliki oleh di Prodia cukup komplit.

Sehingga memudahkan para calon dokter dan peneliti untuk memperoleh informasi dan kebutuhan data penelitian lebih lengkap.

"Terkadang mereka membutuhkan informasi tentang penelitian terkait dengan kedokteran laboratorium, kira-kira biomarker apa yang bisa dimanfaatkan untuk penelitian? Lalu bagaimana support dari Prodia terkait dengan layanan penelitian tersebut? Kemudian tren riset dengan memanfaatkan biomarker itu bagaimana? Dengan harapan para dokter terutama peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) bisa mendapatkan insight dan awareness, serta mendapatkan informasi terkait dengan pemanfaatan layanan penelitian di Prodia," papar Intan.

Dikatakan, sejak 1991, Prodia telah mensupport penelitian lebih dari 3.700 penelitian.

UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja

Dengan pengguna terbanyak adalah peserta PPDS.

Oleh karenanya Prodia sering menggelar seminar terkait penelitian yang dibutuhkan oleh kedokteran.

Lebih lanjut, kata Intan, Prodia telah bekerjasama dengan lebih dari 30 fakultas kedokteran dan satu lembaga riset.

"Kolaborasi di pendidikan dan penelitian, salah satu hasilnya adalah transfer of knowledge, itu yang terus kita lakukan dengan FK-FK (Fakultas Kedokteran), jadi tiap tahun kita datang ke masing-masing FK terus kita sharing biomarker yang saat ini sedang tren, merupakan salah satu bentuk scientific activites yang kita lakukan, terus kita juga sering membuat informasi scintific dalam bentuk leaflet, brosur, dan itu kita berikan kepada partner kerja," pungkas Intan. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved