Pendidikan

Latih Mengolah Desa Wisata, Tim PKM FBS UNY Raih Emas di Ajang Pimnas

Tim PKM FBS UNY berhasil meraih juara berkat karya berjudul ‘Gerjo Edu-Eco Wisata Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat Gunungkidul'.

Latih Mengolah Desa Wisata, Tim PKM FBS UNY Raih Emas di Ajang Pimnas
istimewa
Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNY saat meraih emas dan perak dalam ajang Pimnas 

TRIBUNJOGJA.COM - Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNY berhasil meraih emas kategori presentasi sekaligus perak kategori poster dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional di Bali baru-baru ini.

Tim yang terdiri dari Anggraini Riandani dan Dika Andri Pradana prodi Pendidikan Bahasa Jerman, Dwi Larasati dan Teguh Bangun Satria Prodi Pendidikan Bahasa Daerah serta Sukarno Prodi Pendidikan Bahasa Inggris berhasil meraih juara setelah membuat karya berjudul ‘Gerjo Edu-Eco Wisata Sebagai Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat Gunungkidul’.

Di bawah bimbingan Dosen Pendidikan Bahasa Jerman Wening Sahayu tim ini sebelumnya membuat kegiatan yang bertujuan untuk memberdayakan pemuda Dusun Gerjo dengan mengadakan pelatihan pengelolaan desa wisata.

Rabuunyu, Saat Dosen Harus Bisa Buat Mahasiswa UNY Tertawa Lepas Lewat Stand Up Comedy

Anggraini menjelaskan, pelatihan yang telah dilakukan sendiri meliputi penggalian dan pengembangan potensi desa, mengelola desa wisata, menjadi pemandu wisata hingga mempromosikan desa wisata tesebut.

Untuk sasaran dari program ini ialah pemuda-pemudi dusun Gerjo yang tergabung dalam Karang Taruna Sentana Muda.

Anggota Karang Taruna Sentana Muda terdiri dari pelajar SMA dan SMK, para lulusannya dan remaja putus sekolah.

"Mayoritas pelajar SMA/SMK dan alumni tersebut memiliki rencana untuk bekerja di luar kota. Hal ini karena minimnya lapangan pekerjaan di wilayah tersebut," ungkapnya.

UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja

Menurut Dika saat ini, kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh timnya telah menampakkan hasil, di antaranya masyarakat telah mengetahui potensi desa dan telah termotivasi untuk mengangkatnya.

“Masyarakat dusun Gerjo telah mengetahui hal apa saja yang harus dilakukan ketika wisatawan berkunjung ke Gerjo Edu-Eco Wisata dan berkesempatan untuk praktik bersama wisatawan” terangnya.

Selain itu masih ada potensi hasil lainnya yaitu di bidang pendidikan, transfer ilmu dari perguruan tinggi kepada masyarakat sehingga mampu memanfaatkan potensi desa dan menjadi pemandu wisata yang baik.

"Sedangkan di bidang ekonomi pemanfaatan potensi desa yang baik, sangat memungkinkan kawasan ini menjadi desa Wisata yaitu Gerjo Edu-Eco Wisata yang ramai wisatawan, sehingga menambah peluang usaha," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved