Jawa

Dewan Soroti Keretakan Dinding Bangunan Samapta Aquatic Sport Center Sanden Kota Magelang

Keretakan ini terlihat dengan jelas pada dinding luar bangunan kolam renang. Keretakan cukup panjang dan bercabang di sisi pagar pembatas.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang meninjau pembangunan Samapta Aquatic di Kawasan Sport Center Sanden, Kota Magelang, Jumat (22/11/2019). Dalam tinjauan, dewan melihat terdapat retak pada sejumlah sisi bangunan. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang meninjau pembangunan Samapta Aquatic di Kawasan Sport Center Sanden, Kota Magelang, Jumat (22/11/2019).

Dalam tinjauan, dewan melihat terdapat retak pada sejumlah sisi bangunan.

Anggota Komisi C DPRD Kota Magelang, Muh Harjadi, menuturkan, pihaknya masih menemukan adanya keretakan pada dinding di sejumlah sisi bangunan Sampat Aquatic.

Menurutnya, hal tersebut dapat membahayakan dan perlu segera diperbaiki.

Cantiknya Bunga Tabebuya Bermekaran di Kota Magelang

Keretakan ini terlihat dengan jelas pada dinding luar bangunan kolam renang.

Keretakan cukup panjang dan bercabang di sisi pagar pembatas.

"Kami melihat masih ada retak-retak, padahal masih dalam tahap pembangunan. Anggaran pembangunan kolam renang ini cukup besar angkanya, semestinya kualitasnya juga diperhatikan," ujar Harjadi, Jumat (22/11/2019) saat meninjau di beberapa lokasi pembangunan infrastruktur, seperti Kawasan Sport Centre Sanden, Gedung Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang.

Anggota Komisi C yang lain, Imam Musaechoni juga melihat adanya keretakan tersebut.

Jika tak diperbaiki, maka akan berbahaya.

Terlebih saat masih ada ruang yang akan digunakan nanti di bawah.

"Ini cukup riskan, berbahaya karena ini tembok yang dibawahnya masih ada ruang yang akan digunakan nantinya,” ujar Imam.

HIR Jatmiko, anggota Komisi C yang sama, juga melihat adanya rumput liar yang tumbuh di sela-sela bangunan.

Seharusnya, bangunan dapat dipelihara secara rutin, sehingga tidak terlihat seperti bangunan mangkrak.

Panen Ubinan Padi Kota Magelang Capai 12,64 Ton/hektar

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved