Kota Yogyakarta

Pengamat Politik Sebut Kisruh Golkar Biasa dalam Dinamika Partai

Gejolak internal di dalam partai lumrah terjadi dan merupakan suatu bagian yang seakan tidak bisa dipisahkan dari dinamika internal partai.

Pengamat Politik Sebut Kisruh Golkar Biasa dalam Dinamika Partai
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengajar Ilmu Pemerintahan Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY), Tunjung Sulaksono menilai, kisruh yang terjadi dalam tubuh Partai Golkar DPD DIY merupakan sesuatu yang wajar dalam dinamika organisasi.

Menurutnya, konflik ataupun gejolak internal di dalam partai lumrah terjadi dan merupakan suatu bagian yang seakan tidak bisa dipisahkan dari dinamika internal sebuah partai.

"Justru kondisi itu menunjukkan masih adanya kepedulian dari berbagai elemen di tubuh DPD Golkar DIY terhadap masa depan partainya," kata Tunjung, Kamis (21/11/2019).

Pasalnya, dalam keanggotaan setiap partai pasti terdapat faksionalisme dan sekat-sekat tertentu antar anggota.

Kisruh Internal Partai Golkar DPD DIY, Haryadi Suyuti Ancam Somasi

Dengan begitu, dinamika yang muncul sebenarnya merupakan fungsi dari aktivitas di dalam setiap faksi.

Namun demikian, ia menjelaskan meskipun hal itu tidak dapat dielakkan, yang perlu dicatat adalah bagaimana setiap kader ataupun pengurus partai menyikapi proses dalam mengelola dan juga memanajemen konflik tersebut.

"Ada partai yang mampu mengelola faksionalisme tersebut dengan elegan, namun tidak sedikit juga yang harus menyerah sehingga memunculkan perpecahan atau kepengurusan ganda," terang dia.

Adapun kegetolan sejumlah oknum yang ingin mendongkel HS sebelum Munas berlangsung, menurut dia ada sebuah agenda besar yang ingin diusung pada salah satu ajang yang cukup prestisius dalam aktivitas partai tersebut.

UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja

Menurutnya, Munas sebagai program tertinggi di dalam partai menjadi tempat yang cukup ideal untuk menunjukkan eksistensi setiap kelompok.

Selain itu, juga sebagai forum untuk menjamin bahwa kepentingan dan agenda sejumlah elite partai dapat terealisasi.

"Saya belum berani memastikan kaitan antara konflik Golkar DIY dengan agenda Munas. Namun jika mengacu pada pernyataan saya di atas, bukan tidak mungkin apa yang terjadi di sini adalah imbas dari ketegangan pada tingkat pusat," urainya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved