Tingkatkan Pelayanan Korban Laka Lantas, Jasa Raharja Yogyakarta Gelar Workshop Sinergi dengan RS

Kepala Divisi Asuransi PT. Jasa Raharja menjelaskan tujuan acara ini adalah meningkatkan sistem yang terintegrasi antara Jasa Raharja dengan RS.

Tingkatkan Pelayanan Korban Laka Lantas, Jasa Raharja Yogyakarta Gelar Workshop Sinergi dengan RS
Dok. PT Jasa Raharja (Persero) Daerah Istimewa Yogyakarta
PT Jasa Raharja (Persero) DIY gelar workshop tentang sinergi dengan rumah sakit (RS) dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas atau laka lantas. 

TRIBUNJOGJA.COM - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar workshop tentang sinergi dengan rumah sakit (RS) dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas atau laka lantas.

Acara yang digelar di Ballroom Imperial, The Rich Hotel Yogyakarta, Selasa (19/11/2019) diikuti 53 RS di seluruh wilayah DIY dan Bidang Kedokteran Kesehatan (Biddokkes) Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Bambang Panular selaku Kepala Divisi Asuransi PT. Jasa Raharja menjelaskan tujuan acara ini adalah meningkatkan sistem yang terintegrasi antara Jasa Raharja dengan RS.

Dengan begitu perawatan korban laka lantas terlaksana secara optimal dan efektif.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) Yogyakarta, Akhdiyat Setya Purnama menambahkan, penanganan korban laka lantas juga harus tepat, cepat, dan akurat.

“Setiap tagihan rawat jalan dari rumah sakit harus diperiksa keakuratannya, jika ada kejanggalan dalam tagihan rawat jalan maka petugas harus menindaklanjuti,” sambungnya.

Dokter Polri juga memegang peran penting dalam penanganan korban laka lantas.

Biddokes Polda DIY Sri arejeki Indra Kinanti menyampaikan peran dokter Polri adalah menilai kewajaran dan kesesuaian kuitansi yang diterbitkan RS, klinik, atau dokter praktek temmpat korban kecelakaan dirawat dan berobat.

Keterlambatan penagihan Rumah Sakit merupakan salah satu pintu masuk kecurangan dalam pembayaran santunan.

Maka dari itu, untuk meminimalisir adanya hal tersebut, diharapkan pihak rumah sakit dapat menyerahkan tagihan perawatan korban kecelakaan lalu lintas kurang dari 14 hari setelah korban keluar dari rumah sakit.

Perlu diketahui, sumber pendapatan PT. Jasa Raharja berasal dari pembelian tiket kendaraan umum yang sah, serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan pemilik kendaraan.

(Editor: Mikhael)

Editor: Content Marketing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved