Pendidikan

Delegasi SISLAC Belajar Budaya di SMAN 1 Yogyakarta

Sebanyak 40 siswa delegasi Singapura dan 50 siswa delegasi Indonesia berkunjung ke SMAN 1 Yogyakarta pada Senin (18/11/2019).

Delegasi SISLAC Belajar Budaya di SMAN 1 Yogyakarta
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Siswa delegasi Singapura saat bermain gamelan di SMAN 1 Yogyakarta 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 40 siswa delegasi Singapura dan 50 siswa delegasi Indonesia berkunjung ke SMAN 1 Yogyakarta pada Senin (18/11/2019).

Kunjungan persahabatan tersebut merupakan rangkaian dari acara Singapore-Indonesia Students Leaders Adventure Camp (SISLAC) yang berlangsung pada 17-22 November 2019

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan guna mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura melalui kerjasama di bidang pendidikan.

Lima Armada Mobil Pemadam Kebakaran Diterjunkan untuk Padamkan Api di SMAN 1 Yogyakarta

Kasi Bakat dan Prestasi Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud, Sugeng Riyadi mengatakan, kegiatan bertajuk 'Harmony of Culture' ini untuk menyuarakan perdamaian dan cinta kasih di lingkungan agar tercipta harmonisasi budaya, solidaritas dan kolaborasi.

"Selain itu juga untuk menjalin jejaring yang menjunjung tinggi persahabatan kedua negara melalui aktivitas sosial dan budaya, membangun nilai positif komunikasi dan membentuk karakter," ujarnya.

Di SMAN 1 Yogyakarta, para delegasi diajak untuk bermain beragam permainan tradisional seperti egrang, dakon, bakiak

"Mereka juga bermain gamelan dengan memainkan lagu Suwe Ora Jamu yang akan ditampilkan pada saat acara penutupan nanti," kata dia.

7 Rekomendasi Minuman Bubble Tea Kekinian di Jogja

Selain berkunjung ke SMAN 1 Yogyakarta, para delegasi juga diajak untuk mengunjungi Keraton Yogyakarta, Candi Borobudur dan Kotagede.

Mereka juga diajarkan membatik dan membuat kerajinan di Desa Wisata Krebet, Sendangsari, Pajangan, Bantul.

Sementara itu, salah satu delegasi Singapura, Adam Sofyan mengaku sangat senang bisa belajar gamelan.

"Sedikit susah memang (bermain gamelan) dan saya terus mencoba. Ada rencana membuat riset tentang gamelan karena unik," kata dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved