Cuaca dan Suhu di Wilayah Yogyakarta Kembali Panas Terik, Ini Penjelasan BMKG
Sebelumnya, sejumlah wilayah di DIY telah sempat diguyur hujan selama beberapa hari.
Penulis: Andreas Desca | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Andreas Desca Budi Gunawan
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Suhu udara yang panas dan cuaca kering kembali terjadi di wilayah DIY dalam kurun waktu sepekan terakhir.
Padahal sebelumnya, sejumlah wilayah di DIY telah sempat diguyur hujan selama beberapa hari.
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Mlati, Reni Kraningtyas, menjelaskan bahwa perubahan suhu ini dipicu karena adanya badai Kalmegi di sekitar perairan Filipina dan badai Fengshen di Laut Cina Selatan.
"Saat ini di Utara katulistiwa ada badai Kalmegi di sekitar perairan Philipina dan badai Fengshen di laut Cina Selatan, sehingga masa uap air di perairan Indonesia banyak bergerak ke arah badai tersebut," jelasnya.
Menurutnya kondisi ini akan bertahan selama satu sampai dengan dua hari ke depan.
"Itu karena badai Kalmegi bergerak ke arah barat laut menjauhi Indonesia," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/langit-mendung-mendominasi-seluruh-wilayah-diy-hari-ini_20181028_091652.jpg)