PSIM Yogyakarta

Masih Enggan Berspekulasi Soal Musim Depan, CEO PSIM Jogja 'Tanting' Komitmen Suporter

CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto menekankan komitmen seluruh elemen suporter untuk berbenah menjadi lebih baik.

Masih Enggan Berspekulasi Soal Musim Depan, CEO PSIM Jogja 'Tanting' Komitmen Suporter
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto. 

TRIBUNJOGJA.COM - Di saat beberapa kontestan Liga 2 mulai ancang-ancang menyiapkan tim untuk menghadapi musim depan, PSIM Jogja masih saja adem ayem.

CEO PT PSIM Jaya, Bambang Susanto mengatakan enggan berspekulasi terlebih dulu mengenai persiapan tim berjuluk Laskar Mataram menghadapi persaingan di kompetisi Liga 2 musim depan.

Menurutnya, yang terpenting saat ini ialah komitmen seluruh elemen suporter untuk berbenah menjadi lebih baik.

"Saya belum bisa jawab sekarang (soal musim depan-red), bukan karena saya tidak mau. Bukan itu. Tapi saya lebih penting ke arah kita mau duduk bersama dengan suporter dan semua stakeholder," kata Bambang Susanto kepada Tribunjogja.com beberapa waktu lalu.

Bila Kembali Dipercaya Jadi Pelatih PSIM Jogja, Liestiadi Inginkan Pemain yang Mau Bekerja Keras

"Dengan kejadian-kejadian di musim kompetisi 2019, dari Kediri, Tuban, dan Jogja. Kalau begini terus, ya akan terjadi terus. Terus terang, saya tidak pernah takut gagal dan tidak akan membuat saya menyerah. Tapi kalau sudah terkait kekerasan, itu adalah hal yang paling membuat saya berpikir," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, PSIM Jogja panen cukup banyak sanksi akibat ulah oknum suporter di kompetisi Liga 2 2019.

Sanksi pertama ialah denda sebesar Rp 25,5 juta akibat ulah oknum suporter yang terbukti melakukan pelemparan botol air mineral ke bench tim tamu pada laga kontra Persewar Waropen di Stadion Sultan Agung, Bantul, 29 Juli 2019.

Sanksi kedua yakni sanksi membayar denda sebesar Rp 25 juta akibat oknum suporternya terbukti melakukan pelemparan botol air mineral ke dalam lapangan saat melakoni laga tandang kontra Persatu Tuban di Stadion Bumi Wali, Tuban, 20 Juli 2019 lalu.

PSIM Jogja Harus Lebih Selektif Pilih Pemain Musim Depan

Selanjutnya yakni sanksi berupa larangan berlaga tanpa penonton selama satu bulan oleh Komisi Disiplin buntut kerusuhan suporter dalam laga versus Persik Kediri, di Stadion Brawijaya, Kediri, 2 September 2019.

Namun, banding yang diajukan manajemen PSIM dikabulkan oleh Komite Banding (Komding) PSSI.

Halaman
123
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved