Info Cuaca BMKG Yogyakarta Wilayah Kota Jogja, Sleman, Bantul, GunungKidul dan Kulon Progo
Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Yogyakarta merilis informasi terbaru mengenai prakiraan cuaca untuk seluruh DIY.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Iwan Al Khasni
Info Cuaca BMKG Yogyakarta Wilayah Kota Jogja, Sleman, Bantul, GunungKidul dan Kulon Progo
TRIBUNJOGJA.COM Yogyakarta - Stasiun Klimatologi (Staklim) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta merilis informasi terbaru mengenai prakiraan cuaca untuk seluruh DIY.
Prakiraan tersebut berlaku pada Minggu (17/11/2019).
Melalui akun website resminya, Staklim BMKG Yogyakarta memprediksi cuaca cerah berawan akan mendominasi seluruh wilayah DIY siang hari ini mulai dari Kota Yogya, Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo.
Sedangkan malam harinya, Kota Yogya,Kulon Progo, Bantul dan Gunungkidul diperkirakan cerah, sedangkan Sleman cerah berawan.
Suhu rata-rata hari ini diperkirakan berada di kisaran 23-32 derajat Celcius. Kelembaban udara diperkirakan mencapai 50-85 persen.
Pancaroba
Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca Staklim BMKG Yogyakarta, Sigit Prakosa menyatakan DIY masih mengalami pancaroba alias masa peralihan musim.
Menurut Sigit, kondisi pancaroba ini diikuti dengan potensi hujan lebat disertai petir hingga angin kencang.
"Kondisi cuaca seperti ini bisa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat," jelasnya melalui pesan singkat pada Senin (11/11/2019)
Staklim BMKG Yogyakarta pun memberikan sejumlah imbauan pada masyarakat.
Pertama adalah mewaspadai hujan lebat yang dapat menyebabkan longsor.
Angin kencang juga patut diwaspadai karena berpotensi menyebabkan pohon tumbang hingga baliho roboh.
Masyarakat pun diminta untuk memangkas dahan pohon yang dianggap membahayakan.
"Saluran air juga perlu dibersihkan, serta mengecek jika terdapat keretakan tanah di kawasan perbukitan," kata Sigit.
Mengingat cuaca juga masih terik dan panas, warga dianjurkan mencukupi kebutuhan air minum serta mengenakan pakaian yang nyaman agar terhindar dari dehidrasi.
Masyarakat pun disarankan untuk tidak mengaktifkan ponsel saat cuaca buruk atau saat berteduh di bawah pohon ketika hujan lebat disertai petir.
"Saran tersebut diberikan untuk mewaspadai Sambaran petir," ujar Sigit. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/info-cuaca-bmkg-yogyakarta-wilayah-kota-jogja-sleman-bantul.jpg)