Jawa

10.900 Pelari Lokal dan Internasional Berlari di Borobudur Marathon 2019

Dari awal tahun 2013 diadakan 10K, tidak terbayang karena kelasnya masih kampung dan pesertanya dengan pengerahan massa.

10.900 Pelari Lokal dan Internasional Berlari di Borobudur Marathon 2019
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Press conference Borobudur Marathon 2019 di Hotel Grand Artos Magelang, Sabtu (16/11/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Sebanyak 10.900 pelari siap meramaikan Borobudur Marathon 2019 pada Minggu (17/11/2019).

Tak hanya pelari dalam negeri saja, ajang lari tingkat internasional ini juga diikuti oleh para pelari dari mancanegara.

"Ada tren peningkatan peserta dari tahun 2017, tahun 2018, tahun 2019. Sistem yang digunakan untuk pendaftaran peserta adalah ballot, dimana yang memdaftar sebanyak 17.029 orang, dan yang mendapat undian ada 8 ribu orang. Kemudian ada cara lain melalui Bank Jateng. Total ada sebanyak 10.900 orang yang akan race besok baik Full Marathon, Half Marathon, dan 10 K," kata Budiman Tanoeredjo, Penyelenggara sekaligus Wakil Pemimpin Harian Kompas, Sabtu (16/11) dalam press conference Borobudur Marathon 2019 di Hotel Grand Artos Magelang.

Budiman mengatakan, ada peningkatan signifikan pada jumlah pelari di tiap kategori lari. Jumlag saat ini sebanyak 4.300 pelari pada Half Marathon, 4.300 pelari di 10K, dan sisanya dari Full Marathon.

Peningkatan ada pada kategori 10K ke Half Marathon. Tahun 2018 lalu ada 9.600 pelari saja. Tahun 2019 ini ada 10.900 peserta yang ikut serta. Spectator dihitung mencapai 30 ribu orang.

Coaching Clinic Borobudur Marathon 2019 bersama Lets Move Salonpas Berikan Tips Buat Pelari

"Dari peserta maraton, pelari dari 35 negara di luar Indonesia yang ikut bergabung. Ada sebanyak 300 pelari internasional seperti dari Malaysia, Kenya, Singapura, Jepang dan Amerika Serikat," kata Budiman.

Peningkatan ini tak hanya dari segi jumlah peserta tetapi juga jumlah uang yang berputar di Borobudur Marathon.

Hal itu terlihat dari banyaknya Hotel, Homestay yang ada di masyarakat, penuh dipesan oleh para peserta.

Kuliner dan berbagai produk dari masyarakat juga mendorong ekonomi yang ada di pedesaan tumbuh.

Halaman
123
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved