Breaking News:

PT Angkasa Pura 1 Yogyakarta Pastikan 156 Flight Domestik Akan Dipindah ke YIA Januari 2020

"Sebanyak 156 flight, seluruhnya menggunakan pesawat jet akan pindah ke YIA," kata Pandu

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
General Manager PT Angkasa Pura 1 Yogyakarta Agus Pandu Purnama 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebagian besar penerbangan domestik di Bandara Internasional Adisutjipto dipastikan pindah ke Yogyakarta International Airport (YIA), pada Januari 2020 mendatang.

General Manager PT Angkasa Pura (AP) 1 Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, mengatakan pemindahan diperkirakan akan berlangsung pada minggu keempat Januari.

"Sebanyak 156 flight, seluruhnya menggunakan pesawat jet akan pindah ke YIA," kata Pandu pada Kamis (14/11/2019) lalu.

Suasana kedatangan penumpang penerbangan di terminal Bandara YIA, Temon, Kulon Progo, belum lama ini.
Suasana kedatangan penumpang penerbangan di terminal Bandara YIA, Temon, Kulon Progo, belum lama ini. (TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu)

Menurut Pandu, pemindahan tersebut tinggal menunggu terbitnya izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Izin tersebut sekaligus berisi perubahan kode rute dari JOG menjadi YIA.

Rencana Pembangunan Jalur KA Bandara YIA, Warga Kaligintung Ingin Pengulangan Proses Appraisal

Angkasa Pura Targetkan Pemindahan Penerbangan Domestik dari Adisutjipto ke YIA pada Januari 2020

156 flight tersebut nantinya akan melengkapi 28 flight yang sudah beroperasi di YIA. 28 flight ini juga merupakan rute baru yang belum ada di Adisutjipto.

Seluruh penerbangan internasional juga nantinya akan menyusul pindah dari Adisutjipto ke YIA pada April 2020.

"Secara otomatis nanti akan tersisa 10 flight dengan pesawat propeller alias baling-baling di Adisutjipto," jelas Pandu.

Pendaratan perdana di Bandara YIA Kulon Progo, Rabu (29/5/2019).
Pendaratan perdana di Bandara YIA Kulon Progo, Rabu (29/5/2019). (Tribun Jogja/Singgih Wahyu)

Meskipun demikian, jumlah penerbangan propeller diperkirakan akan bertambah.

Sebab menurut Pandu, posisi Adisutjipto strategis untuk sejumlah rute dengan pesawat propeller.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved