Nasional

Jokowi Ingin Kagama Bersinergi dengan Organisasi Alumni Kampus Lain

Presiden Joko Widodo berpesan agar Kagama sebagai wadah bagia keluarga alumni dari Kampus UGM bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan organisai alumn

Jokowi Ingin Kagama Bersinergi dengan Organisasi Alumni Kampus Lain
IST
Musyawarah Nasional Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) di Hotel Inna Bali, Jumat (15/11/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Presiden Joko Widodo berpesan agar Kagama sebagai wadah bagia keluarga alumni dari Kampus UGM bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan organisai alumni dari perguruan tinggi lain untuk memajukan bangsa melalui profesi masing-masing.

“Saya ingin Kagama selalu garda terdepan mengalang sinergi untuk Indonesia maju dan semangat kolaborasi dan tidak berjalan sendiri, ajak alumni PT lain dan bangsa lain untuk begandengan tangan memajukan negeri ini,” kata Presiden Joko Widodo dalam pidato sambutan yang dibacakan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam pembukaan Musyawarah Nasional Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) di Hotel Inna Bali, Jumat (15/11/2019).

Sebagai organisasi alumni dari kampus tertua dan terbesar di Indonesia, kata Jokowi, anggota Kagama sudah tersebar di mana-mana bahkan ada yang di luar negeri.

MM FEB UGM Gandeng Kagama Entrepreneur Forum Gelar Ajang Pencarian Bakat Calon CEO Startup

Oleh karena itu ia mengharapkan Kagama bisa memberikan kontribusi bagi bangsa melalui gagasan dan pemikirannya.

“Saya berharap dalam munas ke-13 ini tidak hanya konsolidasi organisasi tapi juga mengkonsolidasi gagasan dan pemikiran terbaik untuk kemajuan dan kejayaan bangsa untuk kemajuan bersama,” katanya dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Jokowi, tantangan bangsa ke depan sangat besar karena dengan penduduk terbesar keempat di dunia dan memiliki bonus demografi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Tantangan lainnya, kata Jokowi, di era kehidupan global yang selalu bergerak dinamis saat ini menuju  situasi yang kadang tidak menentu bahkan ada negara yang sudah terkena resesi.

Ganjar Pranowo Berharap Anggota Kagama Dapat Berperan Aktif di Masyarakat

Ditambah dengan adanya disrupsi teknologi lewat revolusi industri  4.0, serta persaingan antar negara dalam perebutan teknologi, investasi dan pasar.

“Kita harus menyusun langkah untuk bergerak maju dan tahun 2045 atau 100 tahun merdeka, kita tidak ingin jadi negara berkembang, kita ingin jadi negara dengan berpendapatan menengah dan maju. Target itu bisa dicapai dengan kerja keras,” paparnya.

Namun demikian, imbuh Jokowi, untuk mewujudkan visi Indonesia maju tersebut tidak ditentukan oleh Presiden atau pun Menteri melainkan semangat dan kerja keras seluruh anak bangsa.

“Seluruh anak bangsa termasuk Kagama, harus satu langkah, satu irama untuk maju bersama,”katanya.

Ganjar Pranowo Tekankan Nilai Kekeluargaan Antar Anggota KAGAMA

Ketum PP Kagama Ganjar Pranowo mengatakan Munas Kagama kali ini selain melakukan konsolidasi internal juga akan menyusun rekomendasi ke pemerintah soal peta pembangunan SDM Indonesia.

“Hasil rekomendasinya  kita akan sampaikan ke Istana,” katanya.

Menurutnya rekomendasikan yang akan disampaikan diharapkan memberikan rujukan bagi pembangiuanan Indonesia ke depan terutama dalam bidang SDM, energi terbarukan, lingkungan dan kebencanaan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved