Jawa

Adanya Tambahan Jalur Ganda Rel KA, PT KAI Daop 6 Imbau Masyarakat Lebih Hati-hati Lintasi Rel

Hal ini mengingat adanya tambahan jalur ganda (Double track) rel KA dari Solo Balapan sampai dengan Kedung Banteng.

Adanya Tambahan Jalur Ganda Rel KA, PT KAI Daop 6 Imbau Masyarakat Lebih Hati-hati Lintasi Rel
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 6, Eko Budiyanto mengimbau para pengguna jalan raya yang hendak melintasi pelintasan rel kereta api untuk lebih hati-hati lagi.

Hal ini mengingat adanya tambahan jalur ganda (Double track) rel KA dari Solo Balapan sampai dengan Kedung Banteng.

Eko menjelaskan, double track di Perlintasan Solo Balapan sampai dengan Kedung Banteng mulai diperlakukan pada Agustus lalu, dimana sebelumnya double track juga sudah dilakukan di perlintasan Jogja-Solo-Kutoarjo dan sebagian Purwokerto.

"Doble track Solo Balapan sampai Kedung banteng sudah berfungsi mulai Agustus. Untuk yang Jogja-Solo-Kutoarjo sudah agak lama," ungkapnya, Jumat (15/11/2019).

Bukan Karena Masinis Beli di Warung, Ini yang Terjadi di Video Viral Kereta Berhenti di Perlintasan

Eko menerangkan adanya double track ini berfungsi untuk mempersingkat perjalanan Kereta Api (KA), dimana yang sebelumnya KA hanya melintas di satu jalur, kini bisa dua jalur.

"Double track ini kepentingan kita bersama, untuk operasional KA agar lebih lancar. Mempengaruhi waktu tempuh perjalanan KA, lebih singkat karena tidak ada papasan. Kapasitas lintas juga bertambah," terangnya

Akan tetapi, hal yang harus dilakukan oleh masyarakat ketika melintasi rel yakni lebih memperhatikan kanan-kiri.

KA Wijayakusuma Anjlok di Magetan, Kedatangan Sejumlah Kereta Api di Yogyakarta Alami Keterlambatan

Menurut Eko, selama ini masyarakat terbiasa dengan perlakuan single rel, dimana ketika ada satu KA sudah melintas tanpa melihat kanan-kiri langsung menerabas, apalagi di perlintasan yang tidak berpalang pintu.

"Kalau tidak berpintu dia abai, dimana ketika KA sudah lewat dari kanan, tanpa memperhatikan kiri langsung menerobos saja. Dengan adanya duoble track sangat berbahaya, KA bisa dari arah kanan atau kiri melintas. Kami harap kepada masyarakat ketika ada di perlintasan sebidang untuk hati-hati dan tengok kanan kiri, pastikan tidak KA yang melintas," ungkapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved