Breaking News:

Seniman Djaduk Meninggal

Erix Soekamti tentang Sosok Djaduk Ferianto : Beliau itu Maestro dan Ngayomi

Kepergian musisi dan seniman asal Yogyakarta, Djaduk Ferianto, membawa kabar duka bagi sejumlah musisi, salah satunya Erix Soekamti

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Muhammad Fatoni
istimewa
endank soekamti 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepergian musisi dan seniman asal Yogyakarta, Djaduk Ferianto, membawa kabar duka bagi sejumlah musisi, salah satunya Erix Soekamti.

Di mata Erix Soekamti, mendiang Djaduk Ferianto ialah sosok yang mengayomi.

"Mas Djaduk itu sinar kita ya, maestro. Sosok beliau itu layaknya orangtua kita, mengayomi," ujarnya ketika dihubungi Tribunjogja.com, Rabu (13/11/2019).

Djaduk Ferianto, sutradara Teater Gendrik saat memberikan keterangan pers persipan pentas teater dengan judul Para Pensiunan 2049 di rumah makan Bu Ageng, kota Yogyakarta, Jumat (5/4/2019) lalu.
Djaduk Ferianto, sutradara Teater Gendrik saat memberikan keterangan pers persipan pentas teater dengan judul Para Pensiunan 2049 di rumah makan Bu Ageng, kota Yogyakarta, Jumat (5/4/2019) lalu. (Tribun Jogja/ Hasan Sakri Ghozali)

Erix mengungkapkan, dirinya terakhir bertemu dengan mendiang Djaduk sekira satu bulan yang lalu.

"Terakhir ketemu sebulan yang lalu saya berkunjung ke rumahnya karena beliau mau bikin boxset jadi saya datang ke sana untuk presentasi apa yang kita kerjakan," katanya.

Mendiang Djaduk Ferianto Sudah Siapkan Kejutan di Ngayogjazz 2019

Ngayogjazz Diharapkan Jalan Terus Sebagai Wujud Penghormatan atas Mendiang Djaduk Ferianto

Sewaktu berkunjung ke rumah mendiang Djaduk, Erix banyak mendapat cerita tentang perjalanan Djaduk ketika jalan-jalan ke China dan Rusia.

Selain itu, Erik dan mendiang Djaduk juga banyak berdiskusi tentang musik.

Djaduk dengan topi dan kendang milik Sujud Kendang yang diserahkan kepadanya.
Djaduk dengan topi dan kendang milik Sujud Kendang yang diserahkan kepadanya. (tribunjogja/noristera pawestri)

"Beliau banyak kasih tahu aku tentang musik, banyak banget kita diskusi. Nah tadi pagi itu kok saya nggak bisa tidur, biasanya tidur pukul 23.00 WIB, semalam nggak bisa tidur sampai pukul 03.00 WIB. Saya dengar kabar (Djaduk meninggal) terus saya upload story di instagram Selamat jalan Mas Djaduk," ujar dia.

Seniman Djaduk Ferianto tutup usia pada Rabu dini hari, 13 November 2019 sekira pukul 02.30 WIB.  (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved